![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas Berangkatkan 4.000 Peserta Mudik Gratis Pemko Medan 2026 dari Terminal Amplas. (foto/ist) |
Pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak, serta unsur Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Program mudik gratis yang telah memasuki tahun kelima ini disambut antusias masyarakat. Tahun ini, Pemko Medan mengerahkan 123 armada bus untuk mengangkut para pemudik menuju 12 kota tujuan di Sumatera Utara.
Pada hari pertama pemberangkatan, sebanyak 65 bus diberangkatkan dengan membawa 2.100 penumpang. Sementara 1.900 pemudik lainnya akan diberangkatkan menggunakan 58 bus pada hari berikutnya.
Rico Waas mengatakan program Mudik Bareng Pemko Medan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin pulang kampung saat Hari Raya Idul Fitri.
“Tradisi mudik merupakan bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia. Setiap tahun masyarakat pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara,” ujarnya.
Menurutnya, momen berkumpul bersama keluarga menjadi salah satu hal yang membuat perayaan Idul Fitri terasa lebih bermakna.
“Pertemuan dengan keluarga itulah yang membuat Lebaran terasa lengkap. Bisa bertemu orang tua, saling bermaaf-maafan, dan menghabiskan waktu bersama di kampung halaman,” kata Rico Waas.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini menunjukkan kebutuhan transportasi mudik gratis masih sangat besar. Oleh karena itu, Pemko Medan berencana menambah kuota peserta pada tahun-tahun mendatang.
“Jumlah peserta tahun ini memang belum sepenuhnya mengakomodasi semua masyarakat yang ingin ikut. Ke depan, kita berupaya menambah kuota agar lebih banyak warga yang bisa menikmati program ini,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga mengingatkan para pengemudi bus agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami titip kepada para pengemudi bus untuk berhati-hati. Perjalanan menuju kampung halaman cukup panjang, sehingga kondisi kesehatan dan fokus pengemudi harus benar-benar terjaga,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keselamatan para pemudik sangat bergantung pada kesiapan dan kewaspadaan para pengemudi selama perjalanan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono menjelaskan, program Mudik Bareng Pemko Medan tahun ini melayani 12 kota tujuan, yakni Pakpak Bharat, Sidikalang, Sibolga, Sipirok, Kota Pinang, Padangsidimpuan, Tarutung, Panyabungan, Natal, Rantauprapat, Sibuhuan, dan Gunung Tua.
Menurutnya, pelaksanaan program mudik tersebut mengusung tema nasional “Mudik Aman, Keluarga Senang”, yang menekankan aspek keselamatan selama perjalanan.
“Sebagai langkah antisipasi, kami telah melakukan ramp check terhadap seluruh armada bus dan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi. Dengan demikian, kendaraan maupun pengemudi yang bertugas sudah memenuhi standar keselamatan,” ujar Suriono.
Program Mudik Bareng Pemko Medan juga didukung berbagai pihak, di antaranya Organda, Jasa Raharja, serta unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia guna memastikan keamanan selama perjalanan mudik.
Di akhir sambutannya, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada para peserta mudik. “Selamat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar, selamat sampai tujuan, dan bisa berkumpul dengan keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan,” tutupnya. (tan)


