Warga Gunung Rante Keberatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Swadaya Masyarakat

Sebarkan:

Warga Gunung Rante Keberatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Swadaya Masyarakat. (foto/ist)

BATU BARA — Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, menuai keberatan dari sejumlah warga setempat. Pasalnya, lokasi pembangunan koperasi tersebut berada di lapangan sepak bola yang disebut merupakan hasil swadaya masyarakat desa.

Salah seorang warga sekaligus pegiat sepak bola Desa Gunung Rante, Joan Silalahi, mengatakan sebagian besar warga menolak pembangunan KDMP di lokasi tersebut karena lapangan itu dibeli dari dana urunan masyarakat.

“Sebagian besar warga Desa Gunung Rante keberatan dengan pembangunan KDMP di atas lapangan sepak bola yang merupakan swadaya masyarakat. Lapangan ini milik masyarakat, bukan aset desa,” ujar Joan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya pernah digelar rapat terkait rencana pembentukan KDMP. Namun dalam pertemuan tersebut, masyarakat disebut telah menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan di lokasi lapangan sepak bola.

Meski demikian, warga terkejut karena di lapangan tersebut tiba-tiba telah dilakukan penggalian pondasi, serta terdapat material bangunan seperti batu bata dan pasir yang sudah berada di lokasi. “Anehnya, tiba-tiba sudah ada penggalian pondasi dan material bangunan di lapangan sepak bola,” katanya.

Menurut Joan, dirinya bersama sejumlah warga kemudian mencoba mencari informasi dari berbagai sumber terkait proses persetujuan pembangunan tersebut. Dari penelusuran yang dilakukan, warga menduga adanya pengumpulan tanda tangan oleh oknum tertentu untuk menunjukkan dukungan pembangunan KDMP di lokasi tersebut.

“Kami menduga ada pengumpulan tanda tangan dari pihak-pihak tertentu sebagai bukti persetujuan pembangunan KDMP di atas lapangan sepak bola. Surat dukungan itu harus diteliti kembali kebenarannya karena kami meragukan keabsahannya,” tegasnya.

Atas kondisi tersebut, warga meminta Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meninjau kembali dan membatalkan pembangunan KDMP di lapangan sepak bola Desa Gunung Rante.

Joan menegaskan, warga tidak menolak keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, namun meminta agar lokasi pembangunannya dipindahkan ke tempat lain yang dinilai lebih tepat.

“Kami tidak menolak pendirian KDMP, tetapi jangan dibangun di atas lapangan sepak bola. Masih ada lahan bekas KUD yang bisa dimanfaatkan. Kami menegaskan atas nama tokoh masyarakat Desa Gunung Rante tidak setuju lapangan bola milik warga dijadikan lokasi kantor KDMP,” ujarnya.

Ia juga menyatakan, warga berencana menggelar aksi ke Kantor Bupati Batu Bara apabila pembangunan kantor KDMP tetap dilanjutkan di lokasi tersebut. (zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com