![]() |
| Sebanyak 342 Calhaj Madina diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan sebagai bagian dari Kloter 6 musim haji tahun 2026, Minggu (26/4/2026). (foto/ist) |
Pemberangkatan tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah, setelah sebelumnya berada di Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Madina Zainul Khobir, menyampaikan bahwa seluruh proses pelayanan haji kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah, termasuk pembinaan dan pemberangkatan jamaah.
“Ini tahun perdana pemberangkatan bersama Kementerian Haji dan Umrah, setelah sebelumnya bersama Kementerian Agama. Seluruh pelayanan haji kini berada di bawah Kemenhaji dan Umrah,” katanya.
Dari total 342 jamaah, terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan. Jamaah tertua tercatat atas nama Painem (90) asal Desa Tegal Sari, Kecamatan Sinunukan, sementara jamaah termuda adalah Muhammad Yunus (17) asal Siabu.
Selain itu, terdapat 4 orang petugas haji yang turut mendampingi jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Zainul juga memastikan bahwa seluruh jamaah telah mendapatkan pembekalan yang cukup, termasuk mengikuti manasik haji sebagai persiapan sebelum keberangkatan.
“Seluruh jamaah sudah dibekali melalui manasik haji, sehingga diharapkan mampu menjalankan ibadah dengan baik dan sesuai tuntunan,” tambahnya.
Sesuai jadwal, jamaah akan diterima di Asrama Haji Medan pada 27 April 2026, dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026. Sementara itu, kepulangan jamaah dijadwalkan tiba kembali di Medan pada 8 Juni 2026 dan kembali ke Madina pada 8 Juni 2026.
Sementara itu, Pj Sekda Madina, Afrizal, yang mewakili Bupati H. Saipullah Nasution, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji.
Dalam sambutannya, Afrizal mengimbau para jamaah untuk selalu menjaga kebersamaan dan saling tolong-menolong selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Budayakan saling membantu dan peduli antar sesama jamaah. Jaga kekompakan, karena itu sangat penting selama menjalankan ibadah haji,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam mengatur waktu serta mengikuti arahan para pembimbing haji, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik.
“Disiplin waktu dan patuhi arahan pembimbing, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat diikuti dengan sempurna,” ujarnya.
Afrizal turut mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan Kabupaten Mandailing Natal agar senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala marabahaya.(fadli)


