Miris! Atap Nyaris Ambruk, SD Negeri di Taput Ini Padahal Terima Dana BOS Puluhan Juta

Sebarkan:
Kondisi Sekolah SD Negeri 173125 Onangadugadu, Kecamatan Siatasbarita. (foto:mm/abednego manalu)
TAPUT - Kondisi fasilitas dan infrastruktur gedung SD Negeri 173125 Onangadugadu, Kecamatan Siatasbarita, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), kain memprihatinkan. Sejumlah bagian sekolah tampak mengalami kerusakan cukup parah, bahkan dinilai berisiko terhadap keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

Pantauan di lapangan, kondisi tersebut terpantau memprihatinkan dalam beberapa waktu terakhir dan diduga terjadi akibat minimnya perawatan rutin terhadap fasilitas sekolah.

Faktanya, bagian atap asbes di sisi depan sekolah tampak nyaris ambruk dan dipenuhi lubang. Selain itu, banyak kaca jendela yang pecah tanpa perbaikan dalam waktu lama. Situasi ini dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar, tetapi juga menghadirkan risiko nyata bagi penghuni sekolah.

Di tengah kondisi tersebut, sekolah diketahui menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan total Rp84.550.000 pada tahun 2025. Dari jumlah itu, sekitar Rp7.766.000 dialokasikan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana. Sementara itu, Rp22.075.000 diperuntukkan bagi pengembangan perpustakaan, Rp10.000.000 untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran, serta Rp3.550.000 untuk pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan. Diketahui, pada tahun 2026 juga menerima anggaran dana BOS sebesar Rp.45.125.000 (tahap 1).

Data ini memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas dan prioritas penggunaan anggaran, khususnya terkait pemeliharaan fasilitas dasar yang saat ini justru berada dalam kondisi memprihatinkan. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pun menjadi sorotan.

Kondisi tersebut dinilai sebagai ujian serius bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara untuk segera melakukan langkah konkret. Evaluasi menyeluruh terhadap manajemen sekolah, termasuk kinerja kepala sekolah, dinilai penting guna memastikan penggunaan anggaran berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan mendesak.

Di sisi lain, upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan dinilai akan sulit tercapai jika persoalan mendasar seperti sarana dan prasarana tidak segera ditangani. Mengingat dana BOS yang digelontorkan pemerintah pusat memiliki peran strategis dalam menunjang kualitas pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Dra. Betty Saurmaida Sitorus, M.AP, saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi tersebut. “Terima kasih informasinya, kami akan memonitor sekolah tersebut,” ujarnya kepada medanmerdeka.com, Senin (27/04/2026).

Sementara itu, Kepala SD Negeri 173125 Onangadugadu, Rikki Ginting, belum berhasil dikonfirmasi. Saat disambangi, yang bersangkutan tidak berada di ruang kerjanya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait kondisi tersebut. (Abednego Manalu)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com