Program MBG di Sergai Jangkau 23 Ribu Penerima 3B, Upaya Tekan Stunting Diperkuat

Sebarkan:
Koordinator BGN Wilayah Sergai Nurhasanah Ritonga, Kadis P2KBP3A dr Helminur Iskandar Sinaga, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Fatmawati poto bersama di  dapur SPPG Pantai Cermin  Kanan Kecamatan Pantai Cermin. (foto/ist)
SERDANG BEDAGAI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, kini telah menjangkau sekitar 23.000 penerima manfaat dari kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, menyampaikan hal tersebut saat kunjungan tim Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara bersama Dinas P2KBP3A Sergai ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (15/4/2026).

“Sebanyak 23.000 penerima manfaat kelompok 3B dilayani oleh 63 dapur SPPG yang telah beroperasi di Sergai,” ujar Nurhasanah.

Ia merinci, dari total penerima tersebut, sebanyak 17.000 merupakan balita, 3.800 ibu menyusui, dan sekitar 2.700 ibu hamil.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Fatmawati, dalam rangka silaturahmi sekaligus meninjau langsung pelaksanaan program MBG dan kesiapan sarana prasarana di lapangan.

“Selain silaturahmi, kami ingin memastikan tata laksana program berjalan baik serta didukung fasilitas yang memadai,” kata Fatmawati.

Menurutnya, BKKBN mendapat mandat dari pemerintah pusat untuk melakukan monitoring pelaksanaan program MBG, khususnya bagi kelompok rentan 3B. Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi ibu hamil menjadi kunci penting dalam pencegahan stunting sejak dini.

“Jika ingin mencegah stunting, maka asupan gizi harus dikawal sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, bahkan sampai lima tahun,” jelasnya.

Fatmawati menambahkan, program MBG merupakan langkah strategis untuk menekan angka stunting yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Dengan asupan gizi seimbang, diharapkan kondisi kesehatan ibu dan anak dapat meningkat secara bertahap.

Sementara itu, Kepala Dinas P2KBP3A Sergai, dr. Helminur Iskandar Sinaga, menyebutkan saat ini terdapat 63 dapur SPPG yang tersebar di 17 kecamatan di Sergai.

“Melalui sinergi dengan BGN dan dapur SPPG, penanganan stunting menunjukkan hasil positif. Sebagian penerima manfaat mengalami peningkatan berat dan tinggi badan,” ujarnya.

Ia berharap program MBG dapat menjangkau seluruh kelompok sasaran, termasuk anak-anak yang mengalami stunting, sesuai arahan pemerintah daerah.

Di sisi lain, Kepala SPPG Sialang Buah, Sahat Mangatur Sitorus, menjelaskan bahwa di wilayahnya terdapat 350 penerima manfaat kelompok 3B, terdiri dari 52 ibu hamil, 69 ibu menyusui, serta balita usia 6–59 bulan.

“Pendistribusian makanan dilakukan tiga kali dalam seminggu dengan variasi menu basah dan siap santap untuk memastikan kecukupan gizi,” jelasnya.

Pemerintah daerah bersama BGN dan BKKBN terus memperkuat koordinasi agar program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.(rasum)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com