Drama Menit Akhir! Rekor Buruk Persiraja Hadapi PSMS Berlanjut

Sebarkan:
Pertandingan PSM Medan Vs Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore. (foto:dok psms medan).
BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh kembali gagal memutus tren negatif saat menghadapi PSMS Medan. Bermain di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore, Laskar Rencong harus puas berbagi angka setelah duel sengit berakhir imbang 1-1.

Hasil ini terasa pahit bagi tuan rumah. Dalam tiga pertemuan musim ini, Persiraja tak sekalipun mampu menaklukkan PSMS, dua laga sebelumnya bahkan berakhir dengan kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan. Catatan tersebut mempertegas dominasi PSMS dalam duel klasik Sumatera ini.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. PSMS berhasil memecah kebuntuan lebih dulu di menit ke-40 lewat sentuhan tajam Felipe Cadenazzi. Gol itu sempat membuat tim tamu berada di atas angin hingga babak kedua berjalan.

Persiraja yang terus menekan akhirnya menemukan momen krusial di penghujung laga. Saat pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan PSMS, Asnawi Habib muncul sebagai penyelamat. Golnya di menit 90+4 membuyarkan kemenangan di depan mata tim tamu sekaligus menghidupkan atmosfer stadion.

Selepas laga, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan. “Kita imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Yang pasti kita berbagi angka dengan Persiraja dan kita syukuri satu poin. Pertandingan cukup seru,” ujarnya.

Eko tak menutupi rasa kecewanya, apa lagi  sebelum pertandingan, dia mendapatkan kabar duka bahwa orangtuanya meninggal dunia, namun tetap menunjukkan profesionalitas memimpin Ayan Kinantan melakoni laga pamungkas musim ini dengan baik.

“Yang pasti kecewa dengan hasil secara keseluruhan. Tapi kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain ini tanggung jawab saya, manajemen kepada presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan kapten PSMS, Erwin Gutawa. Ia menilai tim sudah mengerahkan segalanya meski hasil akhir belum sesuai harapan. “Kami dari pemain sudah memainkan segalanya. Tapi lagi-lagi kita syukuri hasil ini bisa dapat satu poin,” kata Erwin.

Ia juga menanggapi insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan antara dua dan Kim Jeung-ho. “Soal insiden biasa sesama teman, mungkin niatnya bagus, tapi kita beda bahasa saja jadi sempat ada sedikit gesekan. Tapi setelahnya selesai,” tambahnya.

Ketegangan memang sempat terjadi antara Jeong-ho Kim dan Erwin Gutawa lantaran sempat membuat pemain Persiraja menusuk pertahanan PSMS, sebelum akhirnya dilerai pemain lain. Situssi cepat mereda dan laga tetap berakhir tanpa insiden lanjutan.

Hasil ini membuat Persiraja kembali harus menelan kekecewaan, sementara PSMS membawa pulang satu poin penting meski gagal mengamankan kemenangan di detik akhir. Persiraja berada di peringkat ke-5  dengan 40 poin, sedangkan PSMS di peringkat ke-7 dengan 36 poin. (tan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com