![]() |
Kecelakaan Maut di Tol Medan–Tebing Tinggi, 4 Tewas dan 19 Penumpang Luka-luka. (foto/ist) |
Insiden yang melibatkan satu unit mobil pick up Mitsubishi L300 dan bus Halmahera tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta 19 penumpang mengalami luka ringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni mobil pick up Mitsubishi L300 nomor polisi BK 8053 EG yang dikemudikan Denes Suwandi (36), warga Pasar V Dusun XIV Gang Aman, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Sementara bus Halmahera bernomor polisi BK 7347 UA dikemudikan Ramadhan Syahputra (40), warga Jalan AR Hakim, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Satlantas Polres Sergai bersama Unit Gakkum, kecelakaan diduga bermula saat mobil pick up mengalami lepas ban kiri belakang ketika melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan melalui jalur lambat.
Akibatnya, kendaraan oleng masuk ke jalur cepat dan berhenti di badan jalan. Beberapa saat kemudian, bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar dan langsung menabrak bagian belakang mobil pick up.
“Benturan keras membuat sopir bus membanting setir ke kiri hingga bus keluar jalur dan menghantam guardrail sebelum akhirnya terguling keluar ruas tol,” ujar AKP Bringin Jaya.
Bus diketahui terguling dengan posisi kedua ban kanan berada di atas, sedangkan mobil pick up terpental beberapa meter dan berhenti melintang di badan jalan dengan posisi kedua ban kiri berada di atas.
Dalam kecelakaan tersebut, empat korban dinyatakan meninggal dunia. Dua korban yang telah teridentifikasi yakni seorang perempuan berinisial R (75), warga Jalan Aluminium I Gang H. Tayib LK XV, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, serta M.R. (23), warga Dusun XII Sei Dua, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Sementara dua korban lainnya masih berstatus Mr X dan belum diketahui identitasnya.
Selain korban meninggal dunia, sebanyak 19 penumpang mengalami luka ringan dan telah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSU Sari Mutiara, RS Grand Medistra Lubuk Pakam, dan RSUD Amri Tambunan.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijenggi Polres Sergai guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
AKP Bringin Jaya mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi Call Center 110,” pungkasnya. (tan)


