![]() |
| Kandidat Calon Wali Nagari, Ajmal Halim, S.Pd. (foto/ist) |
DI TENGAH harapan masyarakat akan hadirnya pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memahami kebutuhan nagari, nama Ajmal Halim, S.Pd mulai menjadi perhatian.
Putra asli Jorong Situak Barat, Nagari Situak Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, ini maju sebagai bakal calon Wali Nagari dengan membawa semangat pengabdian dan pembangunan berbasis kebersamaan.
Lahir pada 2 Februari 1994 dan tumbuh besar di lingkungan masyarakat Situak Barat, Ajmal dikenal sebagai sosok yang aktif berorganisasi, dekat dengan kalangan pemuda, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Baginya, membangun nagari bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia dan memperkuat persatuan masyarakat.
Perjalanan pendidikan Ajmal dimulai dari SDN 24 Serasah Talang. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka di Sumatera. Semangat menuntut ilmu membawanya hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Al-Kifayah Riau.
Selain menempuh pendidikan formal, Ajmal juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah terlibat di IMA Pasbar Kota Pekanbaru, kegiatan remaja masjid, organisasi kepemudaan kampung, hingga dipercaya sebagai Bendahara Umum KAMUS Pasbar. Pengalaman tersebut membentuk kemampuan kepemimpinan dan memperluas pemahamannya terhadap dinamika sosial masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari, Ajmal berprofesi sebagai wiraswasta. Di tengah kesibukannya, ia tetap meluangkan waktu untuk mengabdi kepada masyarakat. Kepercayaan publik pun semakin kuat ketika dirinya dipercaya menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN) Situak Ujung Gading.
Peran tersebut memberinya pengalaman langsung dalam melihat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pembangunan nagari, pemberdayaan generasi muda, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Sejumlah tokoh masyarakat turut memberikan penilaian positif terhadap sosok Ajmal Halim. Dukungan dan apresiasi datang dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya Abd. Riva'i selaku Pucuk Adat, H. Sahilan sebagai tokoh masyarakat, Ahmad Fuadi selaku Imam Masjid, Irwandi Ketua Pemuda, Amril, Parlaungan (Roba Julu), Abdullah Ketua Pemuda Rojang, serta Kondar Muda yang merupakan tokoh DS Sigocar.
Bagi banyak warga, Ajmal merepresentasikan generasi muda yang tumbuh dari nagari, memahami kebutuhan masyarakat, dan memiliki tekad untuk berkontribusi lebih besar bagi kampung halamannya. Dengan bekal pendidikan, pengalaman organisasi, serta pengabdian yang telah dijalani, Ajmal Halim hadir sebagai salah satu figur muda yang membawa harapan baru bagi masa depan Nagari Situak Ujung Gading.
Kini, langkahnya sebagai bakal calon Wali Nagari menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang lebih luas. Bagi Ajmal, membangun nagari adalah tentang menjaga amanah, merawat kebersamaan, dan menghadirkan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.(doni setiawan)


