![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas didampingi anggota DPRD Medan, Robi Barus menyapa warga Kelurahan Karang Berombak, Medan Barat. (foto/ist) |
Dalam dialog terbuka yang dihadiri ratusan masyarakat tersebut, Rico langsung merespons cepat tiga isu krusial warga: trauma banjir, fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang padam, hingga ancaman longsor.
Suasana sempat hening ketika Arifin, warga Lingkungan 17 Karang Berombak, meluapkan trauma mendalamnya akibat banjir besar setinggi dada orang dewasa yang sempat melumpuhkan kawasan tersebut akhir tahun lalu.
Menanggapi jeritan hati warganya, Rico Waas menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II Kementerian PUPR untuk melakukan normalisasi di tiga sungai besar (Sungai Deli, Belawan, dan Percut).
Sembari menunggu respons pusat, Pemko Medan kini tengah berfokus melakukan perbaikan drainase kota secara masif serta menyiapkan pembangunan kolam retensi yang didukung penuh oleh pendanaan dari World Bank.
Selain masalah banjir, Rico Waas juga mengonfrontasi lambannya kinerja birokrasi terkait laporan fasilitas publik. Mendengar keluhan dari Ebet, warga Lingkungan 8 Silalas, mengenai tujuh titik LPJU yang padam berbulan-bulan dan tak kunjung diperbaiki meski sudah berulang kali dilaporkan, Wali Kota Medan langsung mengeluarkan perintah tegas kepada Dinas Perhubungan (Dishub) di lokasi acara.
Rico Waas menginstruksikan agar personel Dishub hari itu juga langsung turun ke lapangan untuk membereskan lampu jalan dan kabel yang putus tanpa menunda waktu lagi.
Aksi tanggap darurat juga diarahkan Rico kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) menyusul laporan dari Kolonel (Purn) Hermansyah mengenai ancaman abrasi sungai yang membuat rumahnya terancam ambrol, serta adanya bahaya kabel listrik yang menjuntai rendah di lapangan olahraga.
Kepala Dinas SDABMBK, Khairul Azmi, langsung diminta melakukan peninjauan darurat untuk perbaikan tanggul. Melalui program jemput bola ini, Rico Waas menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi nyata bagi warga Medan tanpa terhambat oleh sekat-sekat birokrasi yang kaku.(tan)


