![]() |
| DPRD Batu Bara Reses Dapil I Tinjau Lahan Pintu Tol Lima Puluh, Batu Bara. (foto/ist) |
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri oleh Camat Lima Puluh, Kepala Desa Sumber Makmur beserta perangkat desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta unsur terkait lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan reses, rombongan DPRD Dapil I bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa melakukan peninjauan langsung ke kawasan sekitar pintu tol Lima Puluh.
Lahan tersebut diketahui masih berada dalam pengelolaan pihak terkait dan sedang dalam proses pengalihan kepada instansi pengelola jalan.
Lokasi ini dinilai memiliki nilai strategis tinggi karena berada di jalur utama lalu lintas keluar-masuk kendaraan, sehingga berpotensi besar dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Desa Sumber Makmur bersama pihak kecamatan dan LPM mengusulkan pemanfaatan lahan tersebut sebagai kawasan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pengembangan ini diarahkan untuk menciptakan sentra ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha kuliner dan produk lokal khas Kabupaten Batu Bara yang selama ini telah berkembang di wilayah tersebut.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa lokasi ini sangat potensial dijadikan pusat pemasaran (marketplace) UMKM karena memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan akses yang mudah dijangkau masyarakat.
Pemerintah desa bersama tim perencana sebelumnya telah menyiapkan konsep pengembangan kawasan, termasuk pembangunan lapak usaha, area kuliner, hingga ruang promosi produk lokal.
Konsep tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kecamatan Lima Puluh sekaligus memperkuat branding produk unggulan Desa Sumber Makmur.
DPRD Batu Bara berharap pemerintah pusat serta pihak pengelola jalan dapat memberikan dukungan terhadap rencana pemanfaatan lahan tersebut untuk kepentingan masyarakat.
Dukungan tersebut dinilai penting agar pengembangan UMKM dapat berjalan optimal serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga sekitar.
DPRD Kabupaten Batu Bara menegaskan akan menindaklanjuti hasil reses dan temuan lapangan tersebut melalui pembahasan lanjutan bersama pihak terkait.
Langkah ini diharapkan menghasilkan keputusan konkret sehingga rencana pembangunan pusat UMKM di kawasan pintu tol Lima Puluh dapat segera direalisasikan.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, pengembangan kawasan UMKM ini juga diharapkan menjadi salah satu sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batu Bara.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, optimalisasi potensi ekonomi lokal menjadi strategi penting dalam memperkuat kemandirian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(zein)


