Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Perairan Tanjung Tiram, Polisi Lakukan Identifikasi

Sebarkan:
Tim gabungan mengevakuasi jenazah pria ke instalasi RSUD H OK Arya Zulkarnain, Batu Bara. (foto/ist)
BATU BARA – Sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr X) ditemukan terapung di perairan laut lepas sekitar tiga mil dari Biruk Merah, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Senin (22/6/2026) sore. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi untuk mengungkap identitas korban.

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 16.00 WIB oleh nelayan yang sedang melaut. Jenazah kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Ujung Bom Tanjung Tiram sebelum diserahkan kepada petugas Polairud, BPBD, dan kepolisian.

Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus melalui personelnya langsung mengerahkan tim ke lokasi setelah menerima laporan dari Polairud. Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Talawi IPDA B.Z. Damanik bersama Tim Inafis Polres Batu Bara, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Batu Bara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi, jenazah ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah laut tanpa mengenakan pakaian. Nelayan yang menemukan korban kemudian membawa jenazah ke daratan agar dapat ditangani oleh pihak berwenang.

Personel Polairud, Sandi, mengaku menerima laporan dari masyarakat nelayan mengenai adanya mayat laki-laki yang terapung di laut. Setelah berkoordinasi dengan petugas terkait, ia bersama anggota BPBD menjemput dan menerima jenazah di Pelabuhan Ujung Bom Tanjung Tiram.

Sementara itu, Koordinator Lapangan BPBD Batu Bara, Eka Rahman, mengatakan pihaknya mendapat informasi dari nelayan terkait penemuan mayat di kawasan Jermal Petir yang berjarak sekitar tiga mil dari Biruk Merah. BPBD kemudian berkoordinasi dengan Polairud untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Setelah tiba di RSUD Batu Bara sekitar pukul 18.00 WIB, jenazah menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum yang dipimpin Satreskrim Polres Batu Bara.

Hasil pemeriksaan dokter yang menangani korban, dr. Bane Sagala, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan serupa juga disampaikan oleh saksi yang melihat kondisi jenazah saat pertama kali dievakuasi.

Dari lokasi dan proses evakuasi, petugas mengamankan satu barang bukti berupa celana jeans panjang warna hitam bermerek Denim yang diduga berkaitan dengan korban.

Saat ini, kepolisian masih berupaya mengungkap identitas korban melalui pemeriksaan sidik jari dan koordinasi dengan berbagai pihak. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam sebelum hanyut terbawa arus laut.

Polres Batu Bara mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor atau menghubungi pihak kepolisian guna membantu proses identifikasi korban.(zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com