![]() |
| Gedung baru Mapolsek Limapuluh, yang baru-baru ini diresmikan Kapolres Batu Bara. (foto:mm/zein) |
Berbagai tindak kejahatan, mulai dari pembobolan rumah hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor), disebut kerap terjadi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Salah seorang warga, Supriadi, mengaku kecewa karena laporan pencurian yang telah disampaikannya kepada pihak kepolisian sejak lebih dari lima bulan lalu hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. "Kasus yang saya laporkan sudah berjalan lebih dari lima bulan, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan," ujarnya.
Menurut warga, dalam sepekan terakhir sedikitnya terjadi dua kasus pencurian. Seorang pekerja di sebuah kedai kopi di Lingkungan V kehilangan sepeda motor miliknya. Beberapa hari kemudian, aksi pencurian kembali terjadi di Lingkungan IV dengan sasaran perabotan rumah tangga.
Maraknya kasus pencurian tersebut membuat warga berharap aparat kepolisian, khususnya Polsek Limapuluh dan Polres Batu Bara, meningkatkan patroli serta mempercepat pengungkapan kasus-kasus yang telah dilaporkan masyarakat guna mengembalikan rasa aman di lingkungan permukiman.
Sejumlah warga juga menilai berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat perlu menjadi perhatian serius. Mereka menduga meningkatnya tindak kriminalitas berkaitan dengan sejumlah faktor, termasuk dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan penanganan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polsek Lima Puluh maupun Polres Batu Bara terkait keluhan warga serta perkembangan penanganan sejumlah kasus pencurian yang dimaksud. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian. (zei)


