SIBOLGA – Kebakaran hebat kembali melanda Pasar Sibolga Nauli, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu malam (11/7/2026). Kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan puluhan kios di lantai satu, dua, dan tiga bangunan pasar.
Sejumlah barang dagangan milik pedagang yang berada di pelataran lantai dasar juga ikut terbakar.
Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 00.00 WIB, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan kobaran api yang masih membakar bagian dalam gedung pasar.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Aparat masih menyelidiki apakah api dipicu korsleting listrik atau kemungkinan penyebab lainnya. Besaran kerugian akibat kebakaran juga belum dapat dipastikan, mengingat banyaknya kios dan barang dagangan yang hangus.
Suasana di lokasi dipenuhi kepanikan. Sejumlah pedagang yang memiliki kios di dalam gedung tampak histeris menyaksikan api melalap tempat usaha mereka. Di sisi lain, pedagang yang berjualan di pelataran pasar berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka sebelum kobaran api merembet.
Salah seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku merasa ada sejumlah kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, para pedagang sebelumnya berencana menggelar pertemuan untuk menyampaikan tuntutan penurunan pajak tahunan kios. Hal itu dipicu surat peringatan yang diterima sejumlah pedagang, yang berisi ancaman pengosongan paksa kios bagi mereka yang menunggak pembayaran pajak hingga beberapa tahun.
Ia juga menyoroti pergantian petugas jaga malam yang terjadi sebelum kebakaran. Selain itu, terkait sistem pipa air pemadam kebakaran yang tersedia di setiap lantai bangunan tidak berfungsi saat dibutuhkan.
"Kami merasa ada yang tidak beres. Pipa air untuk keadaan darurat di setiap lantai bangunan juga tidak berfungsi sehingga api cepat membesar," ujarnya di lokasi sekitar kebakaran.
Pernyataan tersebut masih sebatas dugaan dari pedagang dan belum mendapat konfirmasi dari pihak berwenang. Aparat kepolisian diperkirakan akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Kebakaran ini menambah panjang daftar insiden yang menimpa Pasar Sibolga Nauli. Pada 5 Maret 2015, kebakaran besar menghanguskan ratusan kios dan berdampak terhadap sekitar 351 pedagang.
Peristiwa serupa kembali terjadi pada malam 29 Januari 2025. Saat itu, sejumlah kios di pelataran Pasar Nauli terbakar dan api turut merambat hingga menghanguskan rumah warga di Jalan Patuan Anggi.
Kini, pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, musibah kembali terjadi. Puluhan kios kembali hangus terbakar, meninggalkan duka mendalam bagi para pedagang yang kehilangan tempat usaha dan sumber mata pencaharian mereka.
Sebagai informasi, Pasar Sibolga Nauli merupakan pasar yang telah direnovasi menggunakan dana APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Renovasi dikerjakan oleh PT Tureloto Battu Indah mulai 26 Juni 2021 dan selesai pada 2022 dengan anggaran sebesar Rp66,55 miliar.
Bangunan pasar memiliki luas sekitar 11.421 meter persegi dengan total 1.265 unit kios dan los. Hingga kini, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. (jonny simatupang)

