![]() |
| Sejumlah warga menutup jenazah korban dengan kain di lokasi. (foto/ist) |
Korban ditemukan di rumah kosong milik warga setempat yang berada di samping sebuah toko grosir. Penemuan jasad tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.
Kapolsek Medang Deras AKP Alfander H. Sagala membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Personel kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 23.09 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi. Jenazah berhasil dievakuasi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 03.02 WIB.
Salah seorang warga, Napi (40), yang memiliki toko di samping lokasi kejadian, mengatakan pada sore hari korban masih terlihat dalam keadaan hidup.
"Saat sore saya membuang sampah, korban masih terlihat bergerak. Namun ketika hendak menutup toko sekitar pukul 22.00 WIB, saya melihat korban sudah tidak bergerak lagi," ujarnya.
Menyadari kondisi tersebut, ia kemudian memanggil warga sekitar sebelum peristiwa itu dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, warga lainnya, Melodya (18), mengatakan rumah kosong tempat korban ditemukan meninggal merupakan rumah warisan keluarganya. Ia mengaku berada di lokasi sejak jasad ditemukan hingga proses evakuasi dilakukan.
Menurut Melodya, korban telah lama dikenal warga dengan panggilan Rimba dan diperkirakan telah berada di kawasan Pagurawan sejak sekitar tahun 2017. Selama ini korban diketahui kerap berpindah-pindah tempat untuk beristirahat, mulai dari sekitar apotek, depan pertokoan, rumah kosong hingga kawasan depan SD Negeri 1 Pagurawan.
"Setahu saya, warga memanggilnya Rimba. Beliau sudah cukup lama berada di Pagurawan dan sering berpindah-pindah tempat untuk beristirahat," katanya.
Ia juga menyebut kondisi fisik korban belakangan tampak semakin kurus dibandingkan beberapa tahun lalu. Namun, mengenai dugaan penyebab kematian, Melodya mengaku hanya mengetahui berdasarkan pengamatan pribadi.
Sementara itu, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi identitas korban serta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematiannya.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban agar segera menghubungi pihak berwajib.(zein)


