![]() |
| Korban penganiayaan menjalani perawatan di rumah sakit. (foto/ist) |
Kapolsek Talawi AKP Arianto Sitorus membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap tiga pedagang tersebut. Menurutnya, personel Satreskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mengumpulkan barang bukti.
"Tim Opsnal Reskrim telah melakukan olah TKP serta mengamankan lokasi dan barang bukti. Para korban juga telah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum," ujar Arianto.
Ketiga korban diketahui berinisial N (46), AN (23), dan ARD (18), yang merupakan warga Dusun II Merbo, Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara.
Berdasarkan keterangan N kepada polisi, peristiwa bermula saat dirinya menerima telepon dari istrinya yang meminta segera datang ke lokasi karena anak mereka, ARD, diduga menjadi korban pengeroyokan.
Setibanya di lokasi, N mengaku langsung membawa anaknya menuju puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, menurut keterangannya, seorang pria berinisial SD bersama beberapa rekannya diduga kembali mendatangi mereka.
N mengaku para terduga pelaku kemudian melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Akibat kejadian itu, N mengalami luka bacok, sementara dua korban lainnya juga mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami kronologi kejadian guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
N berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(zein)


