![]() |
| Kantor Dinkes Pemkab Batu Bara, tampak tak terawat. (foto/ist) |
Sorotan tersebut muncul setelah penangkapan mantan pejabat Dinkes Batu Bara, dr. Deni, terkait dugaan kasus Bantuan Tak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2022. Namun, kondisi fisik kantor dan pengelolaannya merupakan persoalan terpisah yang perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua terlihat terparkir di area kantor. Kendaraan tersebut disebut tidak seluruhnya merupakan kendaraan dinas Dinkes Batu Bara.
Sejak Dedy Siagian ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinkes Batu Bara, kondisi kantor tersebut kembali menjadi perhatian. Sejumlah bagian bangunan terlihat kusam, sementara kebersihan lingkungan kantor dinilai belum tertata secara optimal.
Kondisi kantor juga disorot pada malam hari karena pencahayaan di area gedung dinilai minim. Padahal, kantor Dinkes merupakan salah satu fasilitas pemerintahan yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat sehingga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan dinilai penting untuk dijaga.
Sorotan lainnya berkaitan dengan pengelolaan anggaran. Dinkes Batu Bara diketahui mengelola anggaran dengan nilai yang besar setiap tahunnya. Karena itu, kondisi fisik kantor yang dinilai kurang terawat memunculkan pertanyaan mengenai perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas perkantoran.
Sejumlah pihak juga menyoroti aktivitas pelayanan di kantor tersebut. Kantor disebut kerap terlihat sepi, sementara sejumlah pegawai disebut berkumpul di area kantin belakang. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak Dinkes Batu Bara.
Kondisi itu juga disebut menyulitkan wartawan yang hendak memperoleh informasi mengenai sejumlah program dan anggaran yang dikelola Dinkes Batu Bara pada 2026. Akses terhadap pejabat terkait dinilai penting agar informasi mengenai pengelolaan anggaran dan pelayanan publik dapat disampaikan secara transparan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Batu Bara Dedy Siagian ketika dikonfirmasi mengenai kondisi kantor dan alasan pemeliharaan gedung belum dilakukan secara optimal menyebut persoalan anggaran. Namun, penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi tersebut belum diperoleh. (zein)


