![]() |
| Sejumlah siswa menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kisaran, Asahan. (foto/ist) |
Para siswa yang mengalami keluhan tersebut kemudian mendapat penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Kisaran. Sebagian besar siswa yang menjalani perawatan disebut berasal dari kelas VII.
Keluhan kesehatan itu diduga muncul setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. Namun, penyebab pasti keluhan tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pemeriksaan.
Salah seorang siswa, Habibi Hafiz Alim, mengatakan menu yang dikonsumsi terdiri atas ayam rendang, tempe orek, dan acar. Ia juga menyebut menemukan sesuatu yang diduga menyerupai ulat pada makanan yang dikonsumsi.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit Wira Husada, dr. Faizal Muslim, mengatakan kondisi pasien yang mendapat perawatan mulai membaik setelah menjalani penanganan medis. Tindakan yang diberikan antara lain pemberian cairan infus, obat antimual, dan obat pereda nyeri.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Asahan AKP Herlina Damanik mengatakan pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut. Menurutnya, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis serta pemeriksaan terhadap sampel makanan yang dikonsumsi.
“Penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pemeriksaan terhadap makanan yang dikonsumsi,” ujar Herlina.
Polisi akan menunggu hasil pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari proses pendalaman untuk mengetahui penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa.(zein)


