Hendri Duin Nilai 12 Direksi BUMD Belum Terlihat Program Kerjanya

Sebarkan:

 

MEDAN- ANGGOTA Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin menilai 12 Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Medan, yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution belum terlihat program kerjanya.

Ke 12 Direksi itu ditempatkan pada Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH). Diharapkan dapat memberikan warna pada perusahaan daerahnya tersebut.

Namun sayang, menurut Hendri Duin dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan ini. Soalnya, hingga saat ini ketiga BUMD Kota Medan tersebut belum juga menyerahkan visi dan misi nya ke Komisi III DPRD Medan sebagai rencana kerja mereka. Padahal, Komisi III telah meminta visi dan misi ketiga BUMD tersebut untuk dapat diserahkan guna dipelajari. Alhasil, Komisi III pun menilai jika ke-3 BUMD Kota Medan memang tidak punya rencana kerja.

“Mereka dilantik tanggal 22 September, lalu kami di Komisi III sudah mengundang mereka untuk rapat di DPRD, itu sekitar tanggal 25 atau 26 September, 3 atau 4 hari setelah mereka dilantik. Waktu rapat saya sudah minta agar mereka menyampaikan visi dan misi mereka ke kami, termasuk soal rencana kerja yang akan mereka lakukan, tapi gak ada juga kami terima sampai sekarang,” ucapnya, hari ini.

Padahal kata Duin, tanpa diminta pun, seharusnya saat ke-12 direksi itu hadir di DPRD Medan, para direksi sudah harus membawa visi dan misi serta rencana kerja mereka dalam rapat dengan Komisi III.

“Saat kemarin perkenalan itulah seharusnya mereka bawa visi misi itu, jadi kita tahu kalau mereka serius ingin membenahi PUD-PUD ini. Bukannya malah diminta dulu, itu pun belum dikasih-kasih juga sama kami di Komisi III sampai sekarang,” ujarnya.

Diterangkan Ketua Pansus Zonasi PKL itu, visi dan misi sangat penting untuk melihat rencana kerja dan prospek ke-12 direksi pada ke-3 PUD milik Kota Medan. Nantinya, Komisi III dapat melihat dan menilai serta memberikan koreksi tentang rencana kerja tersebut guna bersama-sama membangun BUMD Kota Medan.

“Tapi kalau rencana kerjanya saja kita gak tahu, kan sudah gawat itu. Coba kalau mereka sampaikan lalu kita bahas sama-sama, kan kita jadi sama-sama tahu apa saja yang harus dibenahi, apa mereka gak mau lagi dengar masukan dari Komisi III? Harusnya sama-sama lah kita bangun PUD-PUD ini, biar maju, biar bisa menghasilkan PAD secara maksimal bagi Kota Medan seperti instruksi Wali Kota Medan,” terangnya.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini