Bupati Batubara Ditokohi, Ternyata 17 Mesin Dinamo Kilang Padi Rp1,3 Miliar Hilang Dimaling

Sebarkan:

Bupati Batubara Ir. H. Zahir, MAP, prihatin melihat kondisi kilang padi, Kamis 17 Februari 2022 lalu. (foto/ist)
BATUBARA - Kilang penggilingan padi Gapoktan Tunas Muda, di Desa Air Hitam, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batubara, senilai Rp1,3 miliar, terbengkalai. 

Mirisnya, bantuan Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Batubara tahun 2020 tersebut, terancam menjadi besi tua. Pasalnya, 17 dinamo mesin penggerak hilang diembat maling.

Sebagaimana diketahui, mesin penggiling padi modern merupakan bantuan Distan Batubara senilai Rp1,3 miliar ini sejak diserahkan hanya beberapa kali digunakan, selebihnya "terduduk", sebab tidak sesuai dengan spesifikasi.

Kades Air Hitam, Basri yang ditemui medanmerdeka.com, Rabu (2/3/2022) mengatakan, hilangnya dinamo mesin penggerak setelah dirinya dikabari ketua Gapokan Tunas Muda, Ahmad Syafii pada Kamis 17 Maret 2022, lalu. "Dia melaporkan melalui telephone," kata Basri.

Basri selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Bhabinkamtibmas, Elijon yang kemudian datang ke kantor desa. Pertemuan juga disaksikan petugas PPL Pertanian, Adrian.

"Oleh petugas Bhabinkamtibmas kemudian petugas PPL disarankan untuk membuat laporan resmi ke Mapolsek Limapuluh pada Senin 21 Februari 2022, lalu," terangnya.

Oleh penyidik kepolisian, Basri dan petugas PPL disarankan untuk koordinasi dengan Distan terkait nilai kerugian. Namun hingga kini belum dijawab instansi terkait.

Kasus hilangnya dinamo penggiling ini sebenarnya terjadi sebelum Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP, mengunjungi gudang penggilingan padi modern.  "Waktu bupati datang itu sudah hilang, tapi ketua Gapoktan tidak melaporkannya. Setelah bupati pulang, baru dia bercerita ke saya," terangnya.

Sementara Ketua Gapoktan Ahmad Syafii mengaku jika mesin giling padi tersebut tidak dioperasikan karena pihaknya belum mendapatkan pelatihan mengoperasikan mesin tersebut.

"Ketika diajukan pembangunan kilang padi, kita tidak disertakan untuk dilatih sehingga terampil. Kami juga sudah mengajukan untuk pelatihan, namun oleh dinas terkait tidak ada realisasinya," katanya. (zein/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini