Massa Gerbrak-Ferari Desak KPK Usut Dugaan Korupsi OPD Pemkab Batubara

Sebarkan:

 

Sejumlah massa Gerbrak dan Ferari aksi damai di halaman gedung KPK.(foto/ist) 
JAKARTA - Puluhan Massa Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) dan Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) menggelar aksi damai di gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Koordinator lapangan, Rahmad Hidayat menjelaskan, aksi damai ini merupakan tindaklanjut surat Advokat Ferari Batubara terkait dugaan korupsi sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Batubara ke KPK.

Sambung Rahmat, kehadirannya bersama rekan-rekan Kamis (7/4/2022) ke gedung KPK untuk melengkapi berkas laporan Advokat Ferari atas dugaan korupsi di OPD PUPR, Dinas Perikanan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Batubara. "Aksi damai yang kita lakukan hari ini sebagai wujud dukungan warga Batubara kepada KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang kita laporkan," kata Rahmat.

Hal senada juga ditegaskan massa Gerbrak, Ismanto. Dalam orasinya, Ismanto mendukung KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di OPD Pemkab Batubara, sekaligus memeriksa oknum bergelar "Pangeran" yang diduga dibalik mafia proyek jabatan dan fisik.

"Sudah menjadi rahasia umum oknum yang bergelar "Pangera itu disinyalir sebagai kekuatan yang mampu  mengatur, meng intervensi dan memonopoli proyek APBD maupun kebijakan strategis dilingkungan pemerintahan Kabupaten Batu Bara, sambung Rahmat dalam orasinya.

Sejumlah spanduk dukungan kepada KPK dibentangkan di halaman gedung KPK,  "Gerbraksu memberikan apresiasi atas gerak cepat dan tanggap, Kami telah mendapat kabar kalau KPK sudah mengumpulkan bahan dan keterangan dan langsung terjun ke Batubara," kata Rahmat.

Aksi berjalan tertib dan delegasi aksi langsung dipersilahkan untuk menyerahkan data data yang di bawa kepenerimaan surat di gedung KPK

Aksi akan dilanjutkan kamis depan (14/4) di Kejaksaan Agung RI,"kita akan datang ke Jamwas Kejagung RI. Laporan juga sudah diserahkan ke Kejati Sumut. (red/ril)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini