Santri Mustofawiyah Purba Baru yang Hanyut Ahirnya Ditemukan

Sebarkan:
Tim Basarnas Madina mengevakuasi jenazah santri yang tewas terseret arus. (foto:mm/ist)
MADINA (MM) - Santri Mustowafiyah Purba Baru yang dinyatakan hanyut terbawa arus sungai aek singolot pada Senin (23/1/) akhirnya di temukan. Korban ditemukan di aliran sungai Hutabargot, Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (26/1/2023) pagi.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Muksin membenarkan penemuan korban. Ia menyebutkan pertama kali jenazah terlihat oleh anak sekolah yang melintas di jembatan Hutabargot.

"Alhamdulillah korban sudah ditemukan, yang pertama kali melihat anak sekolah yang melintas di jembatan Hutabargot, dan langsung melaporkannya kepada warga sekitar," katanya.

Muksin menyebutkan saat ini jenazah sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan. "Jenazah saat ini sudah kita dibawa ke RSUD Panyabungan," katanya.

Dalam pencarian selama tiga hari yang dilakukan Basarnas dan BPBD Madina beserta warga dan juga santri Mustofawiyah, Muksi menyampaikan ucapan terimakasih.

"Kami ucapkan terimakasih kepada warga, santri yang ikut membantu pencarian dan mendoakan sehingga korban hari ini dapat kita temukan," ujarnya.

Sebelumnya korban hanyut merupakan santri pondok pesantren Mustofawiyah Purba Baru bernama Mursyadil Kamil (20) siswa kelas 7 asal Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Provinsi Riau.

Saat itu korban hendak mandi di air sungai aek singolot Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi terpelesat sehingga terbawa arus sungai Aek singolot, yang pada saat itu debit naik akibat hujan yang terus- terusan mengguyur wilayah Madina (fadli).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini