![]() |
| Wali Kota Siantar Susanti Dewayani memberikan dukungan pelaksanaan P5 pada pelajar SD CR 2. (foto:ist/mm) |
Dalam kegiatan ini, Wali Kota Susanti memberikan dukungan pada kegiatan pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 dengan tema “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar”.
"Terimakasih, dukungan dan apresiasi saya kepada para tenaga pendidik SD CR 2 Kota Siantar, karena memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka," ucap Susanti dalam sambutannya.
Kreativitas, kata dia, merupakan salah satu unsur pertumbuhan penting yang harus diasah untuk memaksimalkan potensi generasi muda. Dengan kreativitas, anak memiliki daya imajinasi yang luas dan cepat tanggap dalam menghadapi masalah, serta lebih mudah menemukan ide-ide baru dan mampu menyelesaikan tantangan dengan caranya sendiri.
Menurutnya, pendidikan mempunyai tugas besar dalam membentuk kualitas generasi bangsa. Tak hanya dari aspek kognitif, namun juga dari aspek karakter.
"Pengembangan kedua aspek tersebut dapat diwujudkan melalui P5. Kita perlu mengetahui, kita akan mendapatkan bonus demografi yang melimpah di tahun 2045," ujarnya.
"Artinya anak-anak kita akan menjadi generasi emas yang menjadi para penerus pembangunan bangsa. Sehingga peningkatan potensi dan kualitas karakter sumber daya manusia pemuda Kota Siantar sangat perlu kita kembangkan sampai titik maksimal," ujarnya.
Dokter spesialis anak itu mengaku sangat mendukung kegiatan P5 SD CR 2 Siantar, yang diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi informal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif.
Juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar, demi menguatkan berbagai kompetensi mereka dalam Profil Pelajar Pancasila, yang terdiri atas, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebhinekaan.
"Dengan demikian kita mampu mewujudkan generasi muda Kota Siantar yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," paparnya.
Keberhasilan penguatan pendidikan karakter ini, sebut Susanti, harus adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, sekolah, orang tua bahkan masyarakat.
"Anak Siantar adalah anak yang hebat, unggul, juara, dan calon orang-orang sukses yang akan memajukan kesejahteraan Kota Siantar. Dan membawa nama Kota Siantar ke tingkat dunia," harap Susanti mengakhiri. (joenainggolan)


