![]() |
| Sejumlah warga mengevakuasi korban ke klinik terdekat. (foto/ist) |
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di perlintasan kereta api Dusun Lubuk Pulai, Desa Pakam. Saat itu, Kereta Api Barang No. CC 2018910 yang dikemudikan masinis Ari Setiawan (38), melaju dari arah Kuala Tanjung menuju Tebing Tinggi.
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban tiba-tiba menyeberang rel dari arah kanan menuju kiri sehingga tidak sempat menghindar dan tertabrak. Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala, patah pada kaki kiri, dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Klinik Harun.
Menurut keterangan warga yang berada di lokasi, Mahrub langsung dilarikan ke klinik terdekat oleh masyarakat sekitar untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kami langsung tolong dan bawa ke klinik. Kejadiannya cepat sekali, korban seperti tidak sadar ada kereta lewat,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, Senin (1/9/25).
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan melalui Kapolsek Medang Deras AKP AH Sagala menyebutkan, kereta api barang tersebut tidak mengalami kerusakan.
“Petugas telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta membawa korban ke fasilitas kesehatan. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Kasus kecelakaan kereta api di lintasan Deas Pakam, Kecamatan Medang Deras, Batu Bara, sudah berkali-kali terjadi. Dan keluhan ini sudah disampaikan ke pihak kereta api, Pemkab dan DPRD Batu Bara. Warga berharap, lintasan kereta api dipasang pintu pengamanan sehingga tidak membahayakan warga setempat. Namun sayang, hingga kini harapan warga tidak pernah ditanggapi pemerintah daerah.(Zein)


