![]() |
| Jenazah Almarhum Sabar Pardamean disemayamkan di rumah duka. (foto/ist) |
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Merpati, Pematangsiantar. Sabar Pardamean Saragih meninggal dunia pada usia 51 tahun akibat sakit yang dideritanya. Ia meninggalkan seorang istri dan dua putri, masing-masing masih menempuh pendidikan — putri sulung di Universitas Nomensen dan putri bungsu di SMA Taman Siswa, Pematangsiantar.
Kabar duka ini cepat menyebar di media sosial. Ucapan belasungkawa dan kenangan dari sahabat, kolega, serta masyarakat membanjiri berbagai platform. Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung di TPU Jalan Bali, Kota Pematangsiantar, Selasa (23/9/2025) pukul 11.30 WIB.
Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, bersama pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, dan ASN, melayat ke rumah duka mewakili Bupati Simalungun. “Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas,” ujar Mixnon.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” tambahnya.
Pemkab Simalungun menyatakan kehilangan besar atas berpulangnya Sabar Pardamean Saragih dan akan terus mengenang pengabdian serta kontribusinya dalam pembangunan daerah.(tan)


