![]() |
| Jenazah korban dalam kantung jenazah dirujuk ke RS Bhayangkara. (foto/ist) |
Penemuan itu bermula ketika sejumlah warga melintas di sekitar kebun dan melihat tubuh seorang pria di dalam rawa-rawa. Setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah tidak bernyawa. Informasi yang dihimpun jenazah ditemukan dalam kondisi telentang hanya mengenakan celana pendek, tanpa baju, dengan tubuh yang sudah kaku.
Tak jauh dari posisi korban, warga juga menemukan sebuah telepon genggam. Namun, perangkat itu dalam keadaan rusak sehingga belum bisa menjadi petunjuk awal mengenai identitas maupun riwayat komunikasi korban.
Kapolsek Limapuluh, AKP S. Sagala, yang dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Ia menyebutkan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama tim Reskrim dan Unit Inafis, petugas mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.
“Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum dan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk saat ini, penyebab kematian korban belum dapat disimpulkan,” jelas AKP Sagala.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih terus berupaya mengidentifikasi korban. Oleh karena itu, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat diimbau agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung berkoordinasi dengan Polsek Limapuluh.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Penemuan ini sontak menghebohkan masyarakat setempat yang berharap polisi segera mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. (zein)


