Cekcok Usai Minum Tuak, Pria Paruh Baya Tewas Dibantai di Titi Gantung

Sebarkan:
Pelaku penganiayaan diamankan di Mapolsek Medan Timur. (foto/ist)
MEDAN (MM) - Masyarakat digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang ditemukan tergeletak bersimbah darah di atas jembatan Titi Gantung, Jalan Stasiun Kereta Api, Medan, Minggu (16/11/2025) sekira pukul 21.00 WIB.

Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi leher kiri bagian belakang sudah bolong (jebol) akibat dibantai pelaku diduga awalnya menggunakan batu koral. Belakangan diketahui leher korban ditikam pelaku menggunakan pecahan kaca lampu neon.

Informasi diperoleh pelaku pembunuhan telah diamankan petugas kepolisian dari Unitreskrim Polsek Medan Timur. Pelakunya bernama Bobi Rahman Pohan (44) warga Jalan Tanggul, Lingkungan VIII, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan. Kini pelaku telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Medan Timur.

Sementara identitas korban adalah Erik Pohan Dabuke (59) warga Pasar III Datuk Kabu, Kelurahan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kanitreskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku.

"(Pelaku) sudah kita amankan. Terhadap pelaku masih kita lakukan pemeriksaan. Untuk jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara," katanya kepada Medan Pos.

Saat disinggung motif pelaku menghabisi nyawa korban, Fajri belum bisa memastikannya lantaran pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. "Motif masih kita dalami," sebutnya.

Sebelumnya, sesosok pria ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di atas jembatan Titi Gantung, Jalan Stasiun Kereta Api, Medan. Penemuan jasad pria itu diketahui warga pada hari Minggu (16/11/2025) sekira pukul 21.30 WIB.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar menyebutkan awalnya korban dengan terduga pelaku sedang minum tuak di bawah tangga jembatan titi gantung. Pada saat minum tuak, keduanya tidak ada terlibat keributan/cekcok.

Lalu, keduanya pun kemudian bubar berjalan kaki bersama menaiki tangga melintas ke jembatan titi gantung. Entah bagaimana, keduanya diduga terlibat cekcok hingga terjadi perkelahian.

"Orang ini (korban dan pelaku) cekcok gak tahu kenapa. Dipukul pelaku ini si korban pakai batu koral di bagian leher hingga korban terjatuh dengan kondisi berlumuran darah," kata salah seorang warga di lokasi kejadian kepada awak media.

Selanjutnya, setelah korban jatuh tak berdaya dengan darah bercucuran, pelaku langsung melarikan diri ke jalan raya seputaran Lapangan Merdeka. Masyarakat sempat mengejar pelaku hingga akhirnya diamankan petugas patroli Polsek Medan Barat yang saat itu tengah melintas.(abdul meliala)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com