![]() |
| Ketua Dekranasda Asahan, Yusnila Indriati Taufik bersama pengurus menghadiri Rakerda Dekranasda Sumut. (foto/ist) |
Kegiatan dibuka oleh Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, dan dihadiri Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Sumatera Utara, Wakil Ketua Dekranasda Sumut Hj Titiek Sugiharti, perwakilan OPD, serta pengurus Dekranasda di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Rakerda diawali pemaparan Program Kerja Dekranasda Sumut Tahun 2026 oleh Kahiyang Ayu, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk memperkuat keselarasan program antar-daerah. Dalam arahannya, Kahiyang menekankan pentingnya kolaborasi dalam memajukan wastra dan kerajinan lokal melalui peningkatan kualitas, pemanfaatan galeri pamer, serta promosi berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar wastra dan kerajinan Sumut mampu bersaing dan semakin dikenal luas.
Ketua Dekranasda Asahan, Yusnila Indriati Taufik, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa Kabupaten Asahan siap mendukung arah kebijakan provinsi. Ia menyebutkan, penguatan kualitas produk, perluasan promosi, dan peningkatan kapasitas pengrajin akan terus menjadi fokus Dekranasda Asahan agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional.
“Program kerja provinsi menjadi penguatan penting bagi kami untuk mengembangkan potensi daerah secara lebih terarah dan profesional,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Asahan akan memperluas kolaborasi dengan OPD, para pengrajin, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna membangun ekosistem kerajinan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dihadiri Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Juni Rianto, bersama jajaran pengurus Dekranasda Asahan sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung pertumbuhan sektor kerajinan.
Yusnila menegaskan, sinergi lintas sektor sangat penting agar kerajinan Asahan semakin dikenal dan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.(rahmadhika)


