![]() |
| Bupati Simalungun H. Anton Ahmad Saragih meninjau langsung jalan putus akibat longsor di Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silou, Sabtu (13/12/2025).(foto/ist) |
Peristiwa longsor terjadi pada 26–27 November 2025. Titik longsor berada di Dusun (Huta) Pulo Raya, Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silou. Material tanah menutup badan jalan dan memutus akses utama antarwilayah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bupati Simalungun H. Anton Ahmad Saragih turun langsung meninjau lokasi longsor pada Sabtu (13/12/2025). Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun Resman Saragih serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Mudahalam Purba.
Camat Dolok Silou Agusti Ginting mengatakan, jalan yang terdampak longsor merupakan jalan kabupaten yang menjadi jalur utama penghubung Kecamatan Dolok Silou dan Kecamatan Silou Kahean.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan longsor dan membuat jalan ini terputus total. Ini merupakan akses vital bagi masyarakat,” kata Agusti.
Menurutnya, panjang ruas jalan yang terdampak longsor mencapai sekitar 5 hingga 6 meter. Sebagai langkah sementara, masyarakat bersama pemerintah nagori bergotong royong membangun jembatan kayu yang diprakarsai Penghulu Nagori Marubun Lokkung, Riswandi Purba.
Usai meninjau lokasi, Bupati Anton Saragih meminta BPBD segera mengambil langkah penanganan darurat dan menyiapkan rencana perbaikan agar akses transportasi masyarakat dapat segera pulih.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di tengah cuaca ekstrem.
“Saya mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di kawasan ini,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati mengapresiasi peran aktif pemerintah nagori dan masyarakat yang telah bergotong royong membangun jembatan sementara sebagai solusi darurat. (tan)


