![]() |
| APDESU Desak Kejari Batu Bara Lakukan Penyelidikan. (foto/ist) |
Massa meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan terkait penggunaan anggaran kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Batu Bara.
Pengunjuk rasa tiba sekitar pukul 14.10 WIB dengan membawa pengeras suara serta sejumlah spanduk berisi tuntutan. Dalam orasinya, massa menyampaikan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam perencanaan dan pelaksanaan sejumlah kegiatan belanja jasa dan pengadaan.
APDESU menyoroti anggaran belanja jasa kepada pihak ketiga senilai sekitar Rp3,4 miliar, honorarium narasumber hampir Rp950 juta, serta pengadaan alat kantor sekitar Rp645 juta. Mereka menilai kegiatan tersebut perlu ditelaah aparat penegak hukum untuk memastikan kesesuaiannya dengan regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Koordinator aksi, Abdillah, mengatakan pihaknya meminta kejaksaan melakukan klarifikasi dan penyelidikan secara transparan. “Kami berharap kejaksaan memeriksa pihak-pihak terkait agar penggunaan anggaran benar-benar akuntabel,” ujarnya.
Perwakilan Kejaksaan Negeri Batu Bara dari Seksi Intelijen menyatakan akan menerima aspirasi dan menindaklanjuti laporan yang disampaikan. Massa juga menyerahkan sejumlah dokumen pendukung kepada petugas.
Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Sebelumnya, APDESU juga telah menggelar aksi serupa dengan tuntutan yang sama pada pekan lalu. (zein)


