![]() |
| Suasana buka puasa bersama Kominfo dan wartawan di Pasaman Barat, Sumbar. (foto/ist) |
Sejak sore hari, para jurnalis tampak berkumpul, berbincang santai, dan bertukar cerita seputar dinamika peliputan. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang membangun kebersamaan di tengah rutinitas kerja jurnalistik yang padat.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah wartawan senior dan perwakilan media, di antaranya Yulison (Rakyat Sumbar), Andika (TVRI), Siel Hernandes (Padang TV), Endi (Posmetro), Ulum (Indosiar), Arafat (Singgalang), M. Junir (Sumbarsatu), Wawan (Ketik), serta jurnalis lainnya. Turut hadir tokoh pemuda Pasaman Barat Tri Tegar Marunduri.
Tuan rumah kegiatan, M. Bisri Batubara dari Topsumbar, menyampaikan bahwa acara tersebut digelar secara swadaya. Ia mengakui tidak semua wartawan dapat diundang karena keterbatasan anggaran, namun menegaskan tidak ada unsur pembatasan.
“Kami mohon maaf jika belum semua rekan-rekan bisa hadir. Ini murni karena keterbatasan dana. Tujuan utama kami hanya untuk mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa ke depan dapat dilaksanakan dengan skala lebih besar sehingga semakin banyak wartawan yang terlibat.
Dalam sambutannya, Junir Sikumbang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarwartawan. Menurutnya, solidaritas dan komunikasi yang harmonis akan memudahkan kerja jurnalistik di lapangan. “Silaturahmi itu penting. Dengan hubungan yang baik, pekerjaan juga lebih ringan dan suasana kerja lebih sehat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, menyebut hubungan antara Kominfo dan wartawan selama ini sudah terjalin erat. Ia menilai media bukan sekadar mitra kerja, melainkan bagian penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran media sangat strategis untuk menyampaikan informasi yang berimbang dan membangun citra positif daerah,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah wartawan menyampaikan masukan, di antaranya usulan penyediaan ruang kerja khusus bagi jurnalis serta dukungan dokumentasi resmi berupa video kegiatan pemerintah daerah untuk kebutuhan media elektronik.
Menanggapi hal tersebut, Muharram menyatakan siap menampung seluruh aspirasi dan akan menyampaikannya kepada pimpinan daerah untuk ditindaklanjuti.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, dengan harapan kebersamaan antara insan pers dan pemerintah daerah terus terjaga demi mendukung transparansi informasi serta pembangunan Pasaman Barat yang lebih baik. (doni setiawan)


