![]() |
SD Negeri 09 Sungai Beremas Pasbar Darurat Internet, Guru Harus Keluar Daerah Kirim Laporan. (foto/ist) |
Wakil Kepala Sekolah SDN 09 Sungai Beremas, Yuni Elfi Mitra, Spd mengungkapkan bahwa hingga kini pihak sekolah belum memiliki jaringan internet yang memadai.
Padahal, kebutuhan akses internet sangat penting untuk mendukung proses administrasi, pelaporan data pendidikan, penginputan Dapodik, hingga pembaruan sistem berbasis daring dari pemerintah.
“Kami sudah mengajukan permohonan pemasangan jaringan internet. Namun sampai sekarang belum terealisasi. Untuk mengirim laporan dan mengakses aplikasi pendidikan, kami terpaksa keluar dari wilayah ini,” ujarnya.
Menurutnya, pembuatan dan pengiriman laporan sekolah terpaksa dilakukan di luar, seperti ke Air Bangis yang jaraknya cukup jauh dari sekolah, atau ke lokasi lain yang memiliki jaringan internet stabil. Kondisi ini tentu menyulitkan pihak sekolah karena membutuhkan tambahan waktu, tenaga, serta biaya operasional.
Saat ini, SDN 09 Sungai Beremas memiliki sekitar 235 siswa yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar. Meski proses pembelajaran tatap muka tetap berjalan lancar, keterbatasan jaringan internet berdampak pada akses informasi, kelancaran administrasi digital, serta komunikasi dengan dinas terkait.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat peningkatan kualitas pendidikan, terutama di era digitalisasi sekolah yang menuntut konektivitas internet sebagai sarana pendukung utama.
Kepala bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Sofyandri menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas serta pemerintah pusat guna mengupayakan bantuan jaringan internet bagi SDN 09 Sungai Beremas.
“Kami akan koordinasikan dengan Kepala Dinas dan mengusulkan ke pusat agar sekolah tersebut bisa mendapatkan bantuan jaringan internet,” jelasnya.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait agar persoalan jaringan internet di wilayah Sungai Beremas dapat segera diatasi.


