![]() |
| BEM Kristiani Seluruh Indonesia Mendesak Presiden Copot Menteri ESDM, Gagal Wujudkan Swasembada Energi.(foto/ist) |
Koordinator Charles Korpus BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyampaikan, kondisi tersebut dinilai menunjukkan perlunya penguatan ketahanan energi nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global dan ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah maupun BBM.
Desakan itu disampaikan setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan cadangan BBM nasional berada pada kisaran 20 hari saat memberikan keterangan di Istana Negara, Senin (2/3/2026).
Menurut Charles, ketersediaan cadangan energi yang terbatas berpotensi menimbulkan kerentanan apabila terjadi gangguan pasokan global. Ia membandingkan dengan sejumlah negara yang memiliki cadangan strategis hingga sekitar 90 hari sebagai langkah mitigasi krisis.
“Kami mendorong pemerintah memperkuat cadangan energi nasional serta mempercepat upaya swasembada energi demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.
BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyampaikan tiga rekomendasi, yakni evaluasi kinerja Menteri ESDM, penyusunan kebijakan darurat untuk menambah cadangan BBM, serta percepatan pembangunan infrastruktur penyimpanan dan produksi energi dalam negeri.
Mereka menegaskan aspirasi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu ketahanan energi nasional, bukan kepentingan politik tertentu. (lingga)


