Ratusan KK Korban Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Masih Bertahan di Tenda, Huntara Belum Siap

Sebarkan:
Ratusan pengungsi masih bertahan di tenda-tenda pengungsian Kabupaten Tapsel. (foto:mm/subanta)
TAPANULI SELATAN — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ratusan kepala keluarga (KK) korban banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) masih bertahan di tenda pengungsian. Hingga memasuki bulan keempat pascabencana, mereka belum bisa menempati hunian sementara (huntara) yang dijanjikan pemerintah.

Pantauan di lokasi pengungsian Desa Batu Hula, sedikitnya 113 KK masih tinggal di dua tenda darurat. Satu tenda biru dibangun Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu dan dihuni 56 KK warga Garoga dan Huta Godang. Sementara tenda putih bantuan PT Agincourt Resources ditempati 57 KK, seluruhnya warga Garoga.

Kondisi tenda dinilai jauh dari harapan. Selain berlantai tanah dan berada di area kebun sawit, pengungsi juga menghadapi risiko penyakit serta ancaman hewan berbisa. Saat hujan, air kerap masuk ke dalam tenda.

Masdiani Sitompul (61), ibu empat anak asal Garoga, mengaku sudah jenuh tinggal berbulan-bulan di pengungsian. Ia berharap segera dipindahkan ke huntara. “Kami ingin cepat pindah. Sudah capek di tenda, kalau hujan air masuk, lantainya tanah, takut anak-anak sakit,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan Ahmad Daud (50). Ia masih berduka karena ibunya, Jabeda Pasaribu (86), hanyut saat banjir dan belum ditemukan. Menurutnya, kondisi semakin berat karena rumah rusak dan lahan pertanian tertimbun pasir. “Lambat kali pemerintah ini. Mau lebaran begini pun kami masih di tenda. Rumah hanyut, sawah pun rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Idam Halid Pulungan menyebutkan pembangunan huntara hampir rampung.

Ia mengatakan para pengungsi masih menunggu penyelesaian fasilitas dasar sebelum dapat menempati hunian baru. “Informasinya tinggal pemasangan listrik. Mudah-mudahan sebelum lebaran sudah bisa ditempati,” katanya.

Para pengungsi kini berharap pemerintah mempercepat proses tersebut agar mereka bisa merayakan Idul Fitri di tempat tinggal yang lebih layak dan aman. (subanta)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com