![]() |
| Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih menghadiri Groundbreaking Hilirisasi PTPN IV di KEK Sei Mangkei. (foto/ist) |
Proyek ini difokuskan pada pengembangan industri oleo food dan biodiesel sebagai bagian dari penguatan hilirisasi nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Simalungun, H. Anton Achmad Saragih, bersama unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta jajaran manajemen PTPN Group. Acara diawali dengan menyaksikan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan secara terpusat dari Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebutkan terdapat 13 proyek strategis nasional di sektor hilirisasi dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp116 hingga Rp119 triliun. Proyek tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari energi, mineral, hingga perkebunan.
Presiden menegaskan bahwa hilirisasi merupakan strategi utama untuk memperkuat ekonomi nasional dengan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
“Hilirisasi adalah langkah strategis agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Usai mengikuti arahan tersebut, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada PTPN IV atas komitmennya dalam mendorong pengembangan industri hilirisasi berbasis perkebunan di daerah.
Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan seperti kelapa sawit, sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah dari sektor hulu ke industri pengolahan.
“Pembangunan fasilitas oleo food dan biodiesel ini akan memberikan dampak besar, mulai dari pembukaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Anton.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun mendukung penuh investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
Groundbreaking ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis sebagai dimulainya tahap konstruksi proyek, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata sebagai simbol kerja sama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Ryanto Wisnuardhy, Direktur Utama PTPN IV Ugun Untaryo, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Proyek hilirisasi di KEK Sei Mangkei ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri pengolahan berbasis sumber daya alam. (tan)


