![]() |
| Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun menggelar Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kantor Camat Gunung Maligas. (foto/ist) |
Kegiatan bertema “Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat” tersebut dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun, Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora.
Dalam sambutannya, Camat Gunung Maligas Ayu Rukiyah Nasution menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa.
Ia berharap pembinaan dan arahan dari Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun dapat menjadi bekal bagi kader dan pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Hj Darmawati menegaskan pentingnya transformasi Posyandu sebagai bagian dari penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP), sejalan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional bertema “Posyandu Kuat, Indonesia Sehat dan Hebat.”
Menurutnya, Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan balita, tetapi harus mampu melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari bayi, remaja, ibu hamil hingga lansia.
“Posyandu kini harus bertransformasi menjadi Integrasi Layanan Primer yang melayani seluruh siklus hidup. Tidak hanya menimbang balita, tetapi juga cek kesehatan lansia, skrining remaja hingga konseling calon pengantin,” ujar Darmawati.
Dalam sosialisasi tersebut, Darmawati juga menggaungkan gerakan KILAS sebagai upaya memperkuat perlindungan dan kesehatan keluarga di masyarakat.
Program itu meliputi kunjungan rutin ke rumah warga setiap bulan, pendataan kondisi gizi, ibu hamil, lansia dan anak berkebutuhan khusus, pelaporan melalui sistem Dasawisma, hingga aksi nyata berupa pemberian makanan tambahan dan pendampingan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga menargetkan penurunan angka stunting menuju Zero New Stunting 2027, sekaligus memastikan tidak ada anak putus sekolah serta melakukan validasi data lansia dan penyandang disabilitas.
Darmawati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah nagori, kader Posyandu, tenaga kesehatan dan seluruh lintas sektor agar program pelayanan kesehatan berjalan maksimal. “Semangat para kader adalah senyum Simalungun Maju di masa depan,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan alat kesehatan berupa timbangan dan alat ukur tekanan darah kepada kader Posyandu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Posyandu Kabupaten Lurinim Purba, perwakilan OPD terkait, para pangulu serta seluruh kader Posyandu se-Kecamatan Gunung Maligas. (tan)


