Wabup Batu Bara Resmi Buka MTQ ke-XIX, Tekankan Pembentukan Generasi Qurani di Tengah Tantangan Zaman

Sebarkan:
Wabup Batu Bara, Syafrizal memukul bedug pertanda dibukanya pelaksanakaan MTQ ke-XIX Tingkat Batu Bara. (foto/ist)
BATU BARA – Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara di Lapangan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa yang Qur’ani di Tengah Tantangan Zaman” itu berlangsung meriah dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Batu Bara Rodial, unsur Forkopimda, perwakilan LPTQ Sumatera Utara, Pj Sekretaris Daerah, Staf Ahli TP PKK Batu Bara Leli Syafrizal, serta para kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Batu Bara.

Pembukaan MTQ diawali dengan pawai ta’aruf para kafilah tingkat kecamatan yang dilepas langsung oleh Wakil Bupati Batu Bara. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz H. Nasrullah, pelantikan Dewan Hakim MTQ, hingga prosesi pembukaan resmi bersama unsur Forkopimda.

MTQ ke-XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara digelar selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Mei 2026, dengan mempertandingkan enam cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Wakil Bupati Syafrizal mengatakan pelaksanaan MTQ merupakan bagian penting dalam pembangunan bidang keagamaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam dan upaya mengagungkan Kalam Ilahi guna memperkuat keimanan serta membangun karakter masyarakat,” ujar Syafrizal.

Menurutnya, perkembangan kehidupan beragama di Kabupaten Batu Bara selama ini menunjukkan kondisi yang positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya kegiatan keagamaan serta dukungan sarana dan fasilitas ibadah di tengah masyarakat.

Syafrizal menegaskan pemerintah daerah memiliki komitmen dalam pembangunan etika dan moral spiritual masyarakat melalui kegiatan keagamaan, termasuk MTQ.

“Melalui MTQ ini, kita ingin membentuk generasi muda yang modern, beradab dan berakhlakul karimah di tengah derasnya arus modernisasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, esensi utama MTQ adalah memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan semata mengejar kemenangan.

Selain itu, Dewan Hakim diminta menjalankan tugas secara profesional, objektif dan adil dalam menentukan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Batu Bara pada MTQ tingkat lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap pelaksanaan MTQ ke-XIX dapat semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat serta menjadi pondasi dalam membangun generasi religius, unggul dan berdaya saing. (zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com