Turnamen sepak bola usia muda tersebut memperebutkan Piala Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, dan diikuti delapan tim terbaik hasil seleksi dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Sebelum pembukaan turnamen, jajaran pengurus PDI Perjuangan tingkat provinsi dan kabupaten/kota terlebih dahulu melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon.
Dalam sambutannya, Komaruddin Watubun mengatakan bahwa tanggal 1 Juni memiliki makna penting dalam sejarah bangsa Indonesia karena menjadi momentum lahirnya Pancasila yang digagas oleh Proklamator RI, Soekarno.
Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno harus dijadikan momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah keberagaman bangsa.
"Hari ini kita memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus memasuki Bulan Bung Karno. Pancasila bukan sekadar rangkaian kata dan sila, tetapi merupakan jiwa bangsa, pandangan hidup, dan bintang penuntun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Komaruddin.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan suku, agama, budaya, dan pandangan politik sebagai kekuatan yang memperkaya bangsa, bukan sumber perpecahan.
"Sebagaimana pesan Bung Karno, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Dengan memahami sejarah, kita dapat memahami perjalanan bangsa dan mewariskan Indonesia yang lebih baik kepada generasi muda," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menjelaskan bahwa seluruh peserta Liga Kampung Soekarno Cup U-17 merupakan tim terbaik hasil seleksi kompetisi yang sebelumnya digelar DPC PDI Perjuangan di masing-masing daerah.
Dari proses seleksi tersebut, terpilih delapan tim yang akan bersaing memperebutkan gelar juara tingkat provinsi sekaligus tiket menuju Liga Kampung Soekarno Cup tingkat nasional.
"Juara Sumatera Utara nantinya akan mewakili daerah ini pada Liga Kampung Soekarno Cup tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Jawa Timur. Target kita tentu memberikan prestasi terbaik bagi Sumatera Utara," ujar Rapidin.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sergai, Darma Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Serdang Bedagai sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi daerah untuk terus mendukung pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga sepak bola.
"Kami bangga dipercaya menjadi tuan rumah. Ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan Sergai dalam menyelenggarakan event besar sekaligus mendukung lahirnya talenta-talenta muda sepak bola yang berprestasi," katanya.
Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumut 2026, Darma Sutra, menjelaskan bahwa delapan tim peserta berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Tapanuli Utara.
Turnamen akan berlangsung mulai 1 hingga 10 Juni 2026 di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan.
Selain menjadi ajang kompetisi sepak bola usia muda, Liga Kampung Soekarno Cup U-17 juga diharapkan menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda yang nasionalis, disiplin, sportif, dan memiliki semangat juang tinggi sesuai nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
"Melalui kompetisi ini, semangat olahraga dipadukan dengan nilai-nilai kebangsaan sehingga dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul di lapangan hijau, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai penerus bangsa," pungkas Darma Sutra.
Dalam kesempatan tersebut, Komaruddin Watubun, Rapidin Simbolon, dan Darma Wijaya turut berfoto bersama seluruh peserta sebagai tanda dimulainya Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara Tahun 2026.(rasum)


