![]() |
| Ketua DPRD Medan Drs. Wong Chun Sen, M.PdB. (foto/ist) |
Menurut Ketua DPRD Medan Drs. Wong Chun Sen, M.PdB peringatan Hari Lahir Pancasila jangan dianggap sebagai acara seremonial saja. Pancasila harus kita maknai sebagai dasar negara dan menjadi pemersatu bangsa.
Sesuai dengan tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Pancasila adalah "bintang penuntun" yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah "jangkar moral" kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.
Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
"Pancasilais yang termaktub dalam UUD 1945, kemudian turunannya ada dalam pasal-pasal di UUD 1945. Artinya, kalau Pancasila kita maknai secara utuh, maka negeri ini akan aman dan terhindar dari aksi-aksi kejahatan, terhindar dari perbuatan -perbuatan melanggar hukum," paparnya.
Lebih lanjut Wong Chun Sen menyampaikan 5 sila dalam Pancasila telah memaknai seluruh aspek kehidupan kita. Sila pertama dalam Pancasila ketika kita telaah dan maknai turunannya dalam pasal 29 UUD 1945, bahwa setiap warga negara bebas menentukan kepercayaannya dan dilindungi oleh negara. Seharusnya, ketika kita memaknai sila pertama ini dengan benar tidak akan ada lagi tindakan oknum tak bertanggung jawab membubarkan ibadah satu agama, menuntut rumah ibadah ditutup dan aksi lainnya.
Dalam momen Hari Lahir Pancasila ini, tambah Wong kita harus benar-benar dalam memaknai sila pertama sampai sila kelima. Kita berharap juga pemerintah tidak abai dalam memperhatikan masyarakat yang kurang mampu dan membuka kesempatan serta lapangan kerja seluas-luasnya.
"Pancasila harus jadi pemersatu bangsa dan menjadi dasar penting bagi kita dalam berbangsa dan bernegara," tegasnya.(Ahmad Rizal)


