![]() |
| Terduga pelaku terekcam CCTV warga. (foto/ist) |
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (22/7/2026). Korban merupakan seorang siswi kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga menghampiri korban dan menawarkan tumpangan. Namun, bukannya mengantar ke sekolah, korban diduga dibawa ke sebuah kawasan perkebunan kelapa sawit yang sepi, tempat dugaan tindak pidana tersebut terjadi.
Akibat peristiwa itu, korban dilaporkan mengalami trauma sehingga masih membutuhkan pendampingan dari keluarga. "Korban mengalami trauma dan hingga kini belum bersedia kembali bersekolah," ujar salah seorang kerabat korban.
Kasatreskrim Polres Batu Bara AKP Masagus Zailani membenarkan bahwa pihaknya sedang menangani laporan tersebut. Polisi, kata dia, telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV), untuk membantu mengidentifikasi terduga pelaku.
"Pelaku masih dalam pengejaran. Personel terus melakukan penyelidikan dan penelusuran berdasarkan petunjuk yang ada. Mohon doanya agar segera dapat kami amankan," ujar AKP Masagus Zailani, Sabtu (25/7/2026).
Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga terus mendalami seluruh fakta dan alat bukti guna mengungkap identitas serta keberadaan terduga pelaku.
Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat berangkat maupun pulang sekolah.
Anak-anak juga perlu diingatkan untuk tidak mudah menerima tawaran tumpangan dari orang yang tidak dikenal serta segera melapor kepada orang dewasa apabila menghadapi situasi yang mencurigakan.(zein)


