![]() |
| Tanggul sementara jebol mengakibatkan banjir melanda Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapteng, Sabtu (18/7/2026). (foto:mm/ist) |
Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, banjir diduga dipicu jebolnya tanggul sementara di kawasan Aek Pintu Bosi. Tanggul tersebut diketahui masih dalam tahap pengerjaan kerja sama Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menahan material sedimen serta gelondongan kayu dari hulu.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 15.00 WIB hingga menjelang malam diduga menyebabkan debit air meningkat tajam. Arus yang deras kemudian menghantam tanggul sementara hingga jebol dan air meluap ke kawasan permukiman.
Akibatnya, puluhan rumah warga serta sejumlah rumah ibadah terendam banjir. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai hampir satu meter, sehingga aktivitas warga lumpuh dan sebagian berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Suasana kepanikan terlihat di lokasi. Warga berlarian meninggalkan rumah karena khawatir bencana yang lebih besar kembali terjadi. Ingatan mereka masih melekat pada banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 dan menelan puluhan korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak terkait mengenai penyebab pasti jebolnya tanggul sementara. Belum diketahui pula apakah terdapat korban jiwa maupun kerusakan rumah akibat peristiwa tersebut.
Petugas masih melakukan pendataan di lokasi, sementara warga berharap cuaca segera membaik agar kondisi banjir tidak semakin meluas. (jhonny simatupang)


