Lestarikan Budaya, Disdik Madina Gelar Lomba Marturi dan Tari Tingkat Pelajar

Sebarkan:
Lestarikan Budaya, Disdik Madina Gelar Lomba Marturi dan Tari Tingkat Pelajar. (foto/ist)
MADINA - Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar perlombaan marturi dan seni tari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Kota Panyabungan, Rabu (12/8/2026).

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Afrizal Nasution, saat membacakan pidato Bupati Madina menyampaikan bahwa perlombaan seperti marturi dan seni tari bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan maupun meraih juara.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah untuk melestarikan budaya dan kesenian daerah, mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Madina.

“Marturi dan seni tari merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, pendidikan, kebersamaan dan identitas masyarakat,” katanya.

Ia mengajak generasi muda untuk terus menjaga, mempelajari dan mengembangkan budaya daerah agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi mendatang.

“Generasi muda harus menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Dengan mempelajari dan mengembangkan budaya, kita turut memastikan warisan ini tidak hilang dan tetap dikenal oleh generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Madina, Faisal Situmorang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program Bidang Kebudayaan yang bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya, seni dan budi pekerti masyarakat Madina.

“Selain untuk melestarikan budaya dan tradisi daerah, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dalam memeriahkan HUT ke-81 RI di Madina,” kata Faisal.

Dikatakan Faisal, total peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan tersebut mencapai sekitar 576 orang. Untuk lomba marturi terdapat sekitar 288 peserta yang terbagi dalam 16 grup tingkat SD, 12 grup SMP dan 9 grup SMA.

Sementara untuk lomba seni tari juga diikuti sekitar 288 peserta, dengan rincian 20 grup tingkat SD dan 18 grup tingkat SMP.

Kegiatan ini, kata Faisal, tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan bakat dan kreativitas pelajar di bidang seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

“Kita ingin anak-anak kita berani tampil, memiliki kreativitas dan membentuk karakter. Mereka juga diharapkan semakin mencintai budaya daerah serta menghargai keberagaman seni yang ada di Madina,” ujarnya. (Fadli Mustafid)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com