![]() |
| Pilwana Brastagi Ujung Gading Memasuki Tahapan Penetapan Calon. (foto/ist) |
Rapat pleno digelar secara terbuka dan berlangsung dalam suasana aman, tertib serta kondusif. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Hendra Yani, Ketua Bamus Zulfadli, A.MA., unsur kepolisian, Babinsa, jajaran panitia, para calon serta sejumlah unsur masyarakat.
Dalam proses pengundian nomor urut yang dilaksanakan panitia, Mabrur Hidayat memperoleh nomor urut 1. Penetapan tersebut menjadi bagian dari tahapan resmi Pilwana Brastagi sebelum memasuki rangkaian kegiatan berikutnya hingga hari pemungutan suara.
Ketua PPWN Hendra Yani menegaskan pentingnya seluruh pihak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan selama proses pemilihan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan Pilwana tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi membutuhkan dukungan seluruh calon, masyarakat dan unsur terkait.
Ia mengajak seluruh peserta pemilihan untuk menjaga integritas proses demokrasi di tingkat nagari dengan mengedepankan sikap saling menghormati serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, Ketua Bamus Zulfadli, A.MA., menyampaikan bahwa pemilihan Wali Nagari merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang dinilai mampu membawa nagari ke arah yang lebih baik.
“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Yang harus kita jaga adalah persatuan, persaudaraan dan kondusivitas masyarakat,” ujarnya.
Dari unsur keamanan, Waka Polsek mengingatkan seluruh calon dan pendukung agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama tahapan Pilwana. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Hal senada disampaikan Babinsa yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga komunikasi dan menghindari potensi konflik akibat perbedaan pilihan politik.
Dengan selesainya rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut, Mabrur Hidayat ditetapkan sebagai calon Wali Nagari Brastagi dengan nomor urut 1.
Tahapan selanjutnya diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan seluruh calon diberikan ruang untuk mengikuti proses secara adil dan berintegritas.
Masyarakat Nagari Brastagi diharapkan turut berperan menjaga suasana tetap kondusif hingga seluruh tahapan Pilwana selesai. Pemilihan diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin nagari, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat setelah proses demokrasi berlangsung.(doni setiawan)


