![]() |
| DPC PDI Perjuangan Kota Medan menggelar agenda penting lima tahunan, yakni Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI se-Kota Medan.(foto/ist) |
Kegiatan yang menjadi ajang evaluasi sekaligus konsolidasi partai ini sukses melahirkan 21 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) baru dengan komposisi yang jauh lebih segar dan dinamis.
Acara dibuka secara khidmat melalui rangkaian seremonial partai. Mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, hingga pembacaan Dedication of Life oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Boydo Panjaitan.
Kehadiran Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, bersama Sekretaris DPD Soetarto dan jajaran pengurus lainnya, kian menambah energi positif bagi ratusan kader yang hadir dari berbagai wilayah.
Dalam laporan pembukanya, Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim, menegaskan bahwa Musancab ini adalah mandat organisasi yang wajib dijalankan sesuai AD/ART. Ia pun mengingatkan seluruh kader agar legowo dan menghormati setiap keputusan partai yang sudah bersifat final, serta menjaga kesolidan, merawat kekompakan, dan menjaga marwah partai.
"Setelah Musancab ini, tidak ada lagi perbedaan di antara kita. Mari kita lanjutkan langkah konsolidasi, menjaga marwah partai, dan terus berkoordinasi dengan tiga pilar partai demi kepentingan masyarakat," ujar Hasyim.
Ia juga memberi instruksi tegas agar 21 PAC yang baru terbentuk langsung tancap gas merapikan struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting, dengan target tuntas pada Oktober 2026 mendatang.
Semangat serupa turut ditekankan oleh Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon. Ia mengingatkan para kader tentang esensi perjuangan Bung Karno dan pesan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, kemerdekaan sejati harus dibuktikan dengan hadirnya kesejahteraan bagi seluruh rakyat, terutama mereka yang masih hidup dalam ketidakadilan sosial.
"Kekayaan alam dan pendidikan yang layak belum sepenuhnya dinikmati oleh seluruh rakyat. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan agar konsisten bersuara mengenai ketidakadilan, membawa program partai dari pusat, dan bekerja langsung untuk rakyat di akar rumput," tegas Rapidin.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada para ketua PAC yang baru terpilih agar mampu menjadi pelopor serta teladan bagi masyarakat di wilayah masing-masing, bukan justru mementingkan ambisi pribadi atau jabatan semata. Rapidin juga menutup arahannya dengan seruan persatuan yang membakar semangat kader.
"Lawan politik kita bukan sesama kader PDI Perjuangan. Lawan kita ada di luar sana. Mari kita solid, bersatu, dan saya optimis DPC Medan mampu mendulang suara hingga lebih dari 35 persen pada pemilu legislatif ke depan," tambahnya penuh keyakinan.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras di lapangan, acara tersebut turut diwarnai penyerahan plakat penghargaan dari DPC PDIP Kota Medan kepada tiga PAC dengan perolehan suara tertinggi pada periode 2020-2025, yakni PAC Medan Kota, Medan Tuntungan, dan Medan Petisah.
Musancab itu diakhiri dengan penyerahan 21.000 bibit cabai kepada PAC se-Kota Medan untuk dibagikan kepada kader dan masyarakat. Dikatakan Hasyim, bibit cabai itu adalah kontribusi dari Henri Duin (Wakil Ketua DPC). (tan)


