![]() |
| Setelah kolaborasi di “Fana”, Roni Budiman resmi bergabung dengan Aftersunset. (foto: Dok Istimewa) |
Bergabungnya RB menjadi bagian dari Aftersunset setelah sebelumnya terlibat dalam proyek “Fana (Acousticestra)”, reinterpretasi lagu “Fana” yang sebelumnya dirilis dalam EP Kita Adalah Mereka.
Kehadiran RB tidak berhenti pada kolaborasi. Aftersunset langsung menandai perubahan formasi tersebut dengan menyiapkan dua single baru, yakni “Defensif” dan “Kronologis”. Kedua lagu karya Gan-Gan Sahara/Wong itu akan dirilis secara berurutan.
Single “Defensif” dijadwalkan dirilis pada Kamis, 27 Agustus 2026 melalui berbagai platform musik digital. Sementara “Kronologis” akan menyusul pada akhir September 2026.
Kedua lagu tersebut memiliki keterkaitan dari sisi cerita. “Defensif” menggambarkan situasi ketika konflik masih berlangsung, saat seseorang merasa harus mempertahankan diri karena berada dalam posisi disalahkan.
Sementara itu, “Kronologis” mengambil fase setelah konflik berakhir dan berubah menjadi perpisahan. Peristiwa yang tersisa kemudian menjadi rangkaian kenangan yang dapat diceritakan kembali, tetapi tidak dapat diulang.
Dengan demikian, “Defensif” dan “Kronologis” seperti dua bagian dari satu perjalanan emosional. Lagu pertama berada di tengah konflik, sedangkan lagu kedua hadir setelah semuanya berakhir.
Keterlibatan RB bersama Aftersunset bermula dari “Fana (Acousticestra)”. Proyek tersebut hadir pada masa transisi band setelah mengalami perubahan formasi.
Kolaborasi itu sempat memunculkan pertanyaan mengenai posisi RB di tubuh Aftersunset. Apakah hanya menjadi kolaborator atau akan berlanjut sebagai bagian dari band?
Kini, pertanyaan tersebut terjawab. RB resmi menjadi vokalis Aftersunset.
Karakter vokal RB dinilai memberikan warna baru tanpa menghilangkan identitas musikal yang telah dibangun Aftersunset selama bertahun-tahun.
Formasi terbaru Aftersunset kini terdiri atas RB (vokal), Herman (gitar), Iwan (gitar), Rully (gitar), dan Iweng (drum).
Perubahan personel tersebut tidak sekadar menjadi seremoni. Aftersunset langsung mengiringinya dengan karya baru sebagai penanda perjalanan berikutnya.
Jika “Fana (Acousticestra)” menjadi titik perkenalan RB dengan Aftersunset, maka “Defensif” menjadi langkah pertama dalam fase baru, sebelum “Kronologis” melanjutkan cerita sebulan kemudian.
Rangkaian “Fana”, “Defensif”, dan “Kronologis” juga dapat dimaknai sebagai refleksi perjalanan manusia.
“Fana” mengingatkan bahwa tidak ada sesuatu yang berlangsung selamanya. “Defensif” menggambarkan naluri untuk bertahan ketika berada dalam tekanan atau merasa disudutkan. Sementara “Kronologis” berbicara tentang masa lalu dan berbagai peristiwa yang dapat disusun kembali menjadi sebuah cerita, tetapi tidak dapat dikembalikan menjadi kenyataan.
Bagi Aftersunset, rangkaian tersebut memiliki makna tersendiri. Sejak berdiri di Bandung pada 1997, band ini telah melewati berbagai perubahan personel, masa vakum, hingga kembali berkarya dan berkolaborasi.
Hampir tiga dekade kemudian, perubahan kembali terjadi. Namun, Aftersunset memilih menjadikannya sebagai energi untuk terus bergerak dan menghasilkan karya.
Bergabungnya RB serta hadirnya dua single baru karya Gan-Gan Sahara/Wong menjadi penanda penting perjalanan Aftersunset selanjutnya.
Band ini tidak berupaya mengulang masa lalu, melainkan membawa identitas musikal yang telah dibangun selama bertahun-tahun ke dalam fase baru dengan personel dan cerita yang berbeda. “Fana” menjadi perkenalan, “Defensif” membuka cerita baru, sementara “Kronologis” melanjutkannya.(Muhammad Fadhli)


