![]() |
| Wakil Bupati Asahan Rianto, menghadiri prosesi wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Asyifa Kisaran dan STIKes Sakinah Husada. (foto/ist) |
Sebanyak 393 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda dari sejumlah program pendidikan, yakni D3 Kebidanan, Sarjana Kebidanan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana Farmasi, dan Pendidikan Profesi Bidan.
Wabup Rianto mengapresiasi kontribusi STIKes Asyifa Kisaran dan STIKes Sakinah Husada dalam pengembangan pendidikan, khususnya bidang kesehatan di Kabupaten Asahan.
Menurutnya, keberadaan kedua institusi tersebut turut menjadikan Kabupaten Asahan sebagai salah satu tujuan pendidikan di Sumatera Utara. Hal itu ditandai dengan mahasiswa yang berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Tanjungbalai, Batu Bara, Tapanuli Utara, Toba, Labuhanbatu Utara, dan Simalungun.
"Secara otomatis, Kabupaten Asahan menjadi salah satu tujuan adik-adik untuk belajar dan menimba ilmu. Kami juga bangga dan berterima kasih kepada mahasiswa dari luar Kabupaten Asahan yang telah mempercayakan pendidikannya di STIKes Asyifa Kisaran," ujar Rianto.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung perkembangan Yayasan Pendidikan As-Syifa Kisaran agar semakin maju dan mampu memperluas kiprahnya hingga tingkat nasional.
Kepada 393 wisudawan dan wisudawati, Rianto berpesan agar gelar akademik yang diperoleh tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.
"Adik-adik telah mencapai apa yang diperjuangkan hingga menjadi sarjana. Dengan tema Menjulang Marwah, Mengabdi Negeri, hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi merupakan awal untuk menghadapi tantangan dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua STIKes As-Syifa Kisaran Bd. Usti Fina Hasanah mengatakan, wisuda merupakan momentum pertanggungjawaban atas ilmu yang telah diperoleh sekaligus awal perjalanan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengingatkan para lulusan bahwa dunia kesehatan terus berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, regulasi, dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, para lulusan diminta terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Ketua Yayasan Pendidikan As-Syifa Kisaran, Dr. Hj. Masdalifah Pasaribu, juga berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik. Menurutnya, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, dan karakter menjadi bagian penting dalam menghadapi dunia kerja.
"Jadilah orang yang berilmu, menjadi orang yang berkarakter, dan menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat," pesannya.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Asahan H. Efi Irwansyah Pane. Ia mendorong para lulusan terus meningkatkan soft skill, membangun portofolio, memberikan nilai tambah, serta mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, termasuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dengan bekal ilmu, karakter, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik almamater dan Kabupaten Asahan.
Kegiatan wisuda turut dihadiri perwakilan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, APTISI Sumut, ABPTSI, Dinas Kesehatan Asahan, Dinas P2KBP3A Asahan, organisasi profesi, rumah sakit, orang tua dan wali wisudawan, serta undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan bersalaman. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.(rahmadhika)


