Mengusung tema “Bring Nature To You”, BSF 2026 menghadirkan lebih dari 35 dokter dan praktisi lintas disiplin, mulai dari bedah plastik estetik, dermatologi, bedah vaskular, gizi klinis, hingga estetika medis.
Melalui sesi edukasi interaktif dan program Meet the Doctors, pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan dokter dan praktisi untuk memahami berbagai prosedur medis, manfaat, risiko, serta pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum menjalani tindakan.
Pendiri Beyoutiful Aesthetic, dr. Teuku Adifitrian menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam membantu masyarakat mengambil keputusan terkait prosedur medis dan estetika. Ia mengatakan, “Masyarakat perlu memperoleh informasi yang jujur, transparan, berbasis sains, serta sesuai dengan kebutuhan dan indikasi medis sebelum memutuskan menjalani suatu tindakan.”
Selama tiga hari penyelenggaraan, BSF 2026 membahas berbagai topik, antara lain rhinoplasty, breast augmentation, facelift, body contouring, bariatric surgery, perawatan vaskular, dermatologi, hair transplant, manajemen berat badan, hingga hyperbaric oxygen therapy.
Sejumlah sesi juga menghadirkan diskusi antara dokter, pasien, dan figur publik mengenai pengalaman menjalani proses konsultasi, pertimbangan sebelum tindakan, masa pemulihan, serta perubahan yang dirasakan setelah menjalani perawatan.
BSF 2026 turut menjadi ruang pengenalan sejumlah inovasi dan layanan terbaru, antara lain Malka Body Compression, GEUT Acne Skincare, Lype & Co Lip Serum by dr. Dita, serta lokasi baru Melasma Clinic by dr. Tompi. Selain agenda edukasi medis, pengunjung juga dapat menikmati berbagai program interaktif, penawaran khusus selama festival, serta rangkaian hiburan.
Panggung BSF 2026 akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi Indonesia, antara lain Pamungkas, Kunto Aji, Reality Club, Trio Lestari bersama Rina Nose, serta Cut Malka Ayesha.
BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan yang menghadirkan edukasi, interaksi, dan pengalaman bagi masyarakat.
Melalui festival tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses informasi yang lebih baik mengenai kesehatan dan estetika sehingga dapat mengambil keputusan secara lebih bijak berdasarkan pemahaman yang memadai.(tan/mm)


