Diisi Kuliah Umum Kapolri, Rico Waas Hadiri dan Turut Semangati Mahasiswa PKKMB UMSU 2026

Sebarkan:
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kuliah umum pada kegiatan PKKMB di Kampus UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri Medan. (foto/ist)
MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026 di Kampus Utama UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri, Medan, Senin (28/9/2026). 

Kehadiran Rico Waas turut menyemangati ribuan mahasiswa baru yang mengawali perjalanan akademiknya sekaligus mendengarkan kuliah umum Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selain Rico Waas, PKKMB UMSU 2026 ini dihadiri juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, Wamen Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wamen Pendidikan dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, Rektor UMSU, Prof Dr Akrim, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan, dan Anggota DPRD RI Ade Jona Prasetyo.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa baru UMSU mendapat pembekalan melalui kuliah umum yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kapolri mengapresiasi para mahasiswa yang memilih UMSU sebagai tempat menimba ilmu.

“Rekan-rekan sudah benar memilih sekolah di Universitas Muhammadiyah. Semuanya sudah teruji. Tinggal bagaimana adik-adik mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti jejak para senior,” ujar Listyo Sigit.

Kemudian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa baru UMSU untuk menguasai teknologi digital secara bijak dan produktif agar tidak menjadi korban maupun bagian dari berbagai kejahatan di ruang siber.

Menurut Kapolri, kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang besar bagi generasi muda untuk belajar, berinovasi, dan berkarya. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti beragam ancaman, mulai dari penipuan daring, pencurian data, phishing, judi online, hoaks, disinformasi, deepfake, hingga kejahatan berbasis AI.

Kapolri juga mengajak mahasiswa memahami berbagai dinamika global yang berpotensi memberikan dampak terhadap Indonesia, mulai dari konflik geopolitik, gangguan jalur logistik dunia, fluktuasi harga minyak, perang Rusia-Ukraina hingga perang dagang Amerika Serikat dan China.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir mengajak mahasiswa baru UMSU memiliki kebanggaan terhadap almamater. Ia menegaskan, mahasiswa tidak perlu merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.

“Percaya sama saya, kalian berada di tempat yang tepat: kuliah di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” tegas Haedar.

Haedar juga berpesan agar mahasiswa meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Pendidikan, katanya, bukan sekadar untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi proses membangun karakter, kedewasaan, akhlak, serta kemampuan menjalani kehidupan.

“Luruskan niat untuk tetap mencari ilmu. Kehormatan dan kemuliaan kalian, kini dan ke depan, kuncinya pada iman dan ilmu,” pesannya.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB, Rico Waas menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru UMSU. Menurutnya, memasuki perguruan tinggi merupakan awal sekaligus pintu gerbang menuju dunia baru yang akan membentuk masa depan generasi muda.

Rico Waas juga mengapresiasi penyambutan mahasiswa baru yang digelar UMSU. Ia menilai kegiatan tersebut berlangsung luar biasa dan menjadi momentum penting untuk membangun semangat mahasiswa sebelum menjalani kehidupan perkuliahan.

Sebelumnya Rektor UMSU Prof Dr Akrim, menjelaskan Pada PKKMB 2026, UMSU menerima 6.027 mahasiswa baru dari jenjang S1, S2 dan S3. Dengan tambahan tersebut, jumlah mahasiswa UMSU kini mencapai 29.617 orang.

UMSU juga terus berkembang sebagai kampus yang inklusif dan berdaya saing global. Saat ini terdapat 1.031 mahasiswa non-Muslim, termasuk 194 mahasiswa baru, serta 117 mahasiswa asing dari berbagai negara. Selain itu, sebanyak 59 personel kepolisian juga tercatat sedang menempuh pendidikan di UMSU.

Di tengah perkembangan tersebut, UMSU juga mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah 2027. Kampus 4 atau Kampus Terpadu di Kabupaten Deli Serdang seluas sekitar 25 hektare tengah dipersiapkan dengan sejumlah fasilitas utama.

Melalui PKKMB 2026, UMSU menegaskan komitmennya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki iman, karakter, wawasan kebangsaan dan kesiapan menghadapi tantangan global.(tan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com