Puting Beliung Hantam Batu Bara, 52 Rumah dan 1 Balai Desa Rusak di 5 Kecamatan

Sebarkan:
Petugas BPBD Kabupaten Batu Bara melakukan penanganan dan evakuasi dampak angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah di lima kecamatan, Selasa (1/9/2026).(foto/ist)
BATU BARA — Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026) malam. Bencana tersebut berdampak pada sejumlah desa di lima kecamatan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara, sedikitnya 52 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang hingga berat. Selain itu, satu balai desa juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. BPBD menerima laporan mengenai kejadian itu pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dari sejumlah pemerintah kecamatan.

Lima kecamatan yang terdampak yakni Laut Tador, Sei Suka, Lima Puluh Pesisir, Medang Deras, dan Air Putih.

Di Kecamatan Laut Tador, kerusakan dilaporkan terjadi di Desa Sei Semujur dengan sembilan rumah, Desa Pelanggiran tujuh rumah, Desa Kandangan dua rumah, serta Desa Laut Tador satu rumah.

Selanjutnya, di Kecamatan Sei Suka, dua rumah di Desa Tanjung Segoni dilaporkan rusak. Sementara itu, laporan BPBD juga mencatat tujuh rumah rusak di Desa Simodong.

Di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, dua rumah dan satu balai desa di Desa Gambus Laut mengalami kerusakan. Sementara satu rumah rusak dilaporkan terjadi di Desa Perupuk.

Kerusakan juga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Medang Deras. Rinciannya, dua rumah di Desa Pematang Cengkring, dua rumah di Desa Cengkring Pekan, satu rumah di Desa Sei Rakyat, satu rumah di Desa Durian, satu rumah di Desa Sei Raja, lima rumah di Desa Mandarsyah, lima rumah di Desa Pakam, serta satu rumah di Desa Aek Nauli.

Sementara di Kecamatan Air Putih, tiga rumah di Desa Suka Ramai dilaporkan mengalami kerusakan.

BPBD Kabupaten Batu Bara menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tenda pengungsian yang didirikan petugas di Desa Perupuk.

Hingga Selasa (1/9/2026), nilai kerugian akibat bencana tersebut masih dalam proses penghitungan.

Setelah menerima laporan, personel BPBD Kabupaten Batu Bara bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen dan penanganan di sejumlah lokasi terdampak.

Satgas BPBD dikerahkan untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Petugas juga menyalurkan bantuan sembako dan sejumlah peralatan kepada masyarakat terdampak.

BPBD turut berkoordinasi dengan Dinas Perkim LH, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa untuk mempercepat penanganan dampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui BPBD juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak. Selain itu, satu tenda pengungsian didirikan untuk menampung warga yang membutuhkan tempat sementara.

Penanganan di lapangan melibatkan BPBD Kabupaten Batu Bara, Dinas Perkim LH, Polsek Air Putih, Bhabinkamtibmas, Babinsa, camat, serta para kepala desa di wilayah terdampak.

BPBD Kabupaten Batu Bara masih melakukan pendataan dan asesmen terhadap dampak kerusakan akibat angin puting beliung tersebut.(zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com