Kembangkan Pendidikan Anak, Bunda Paud Batubara Temui Direktur GTK Kemendikbud Ristek

Sebarkan:

Bunda PAUD Batubara Maya Indriasari (tiga dari kanan) didampingi Kadisdik Ilyas Sitorus memberikan cinderamta di Kemendikbud Ristek di Jakarta.(foto/ist)
BATUBARA - Walaupun di tengah pandemi COVID-19, Pemkab Batubara tetap komitmen membangkitkan dunia pendidikan, terutama tingkat Paud. Pendidikan usia dini sangat penting menjadi modal dasar membentuk karakter anak selaku generasi emas bangsa.

Hal ini disampaikan Ketua Bunda Paud Batubara Maya Indriasari Zahir didampingi Kadisdik Batubara, Ilyas Sitorus dalam pertemuan dengan Direktur GTK Paud Kemendikbud Ristek, Dr. Yaswardi, dan Maimum Rizal,serta  Direktur Paud Hasbi yang diwakili Asmawi dan Hamzah di Senayan, Jakarta, Rabu kemarin.

Dalam pertemuan di gedung D Lantai 12 Direktorat PAUD Kemendikbud Ristek, Ketua Bunda Paud sekaligus Ketua Dekranasda Batubara, Maya Indriasari Zahir memaparkan sejumlah program pendidikan yang digagas berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan.

Istri Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP, ini dengan gamblang memaparkan program-program unggulan. "Kondisi pandemi tidak menyurutkan semangat kami membentuk dan membangun pendidikan di Batubara. Karena pendidikan sangat penting dan menjadi pondasi membangun suatu bangsa, termasuk kabupaten Batubara," papar Maya.

Hingga kini pihaknya sudah membentuk dan mengukuhkan Bunda Paud dan Pokja Paud mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga pelosok desa. "Atas dukungan Bupati dan stakeholer Pemkab Batubara, kami ingin pemerataan pendidikan anak usia dini hingga pelosok desa," pungkasnya.

Pemkab Batubara sambung Maya juga berperan aktif memberikan perhatian kepada tenaga pendidik untuk jenjang TK Paud. Bupati Batubara memberikan stimulan untuk tenaga pengajar yang dialokasikan dari APBD.

Hal ini juga ditegaskan Kadisdik Ilyas Sitorus. Di bawah kepemimpin Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP, pendidikan anak usia dini lebih konsen mendapat perhatian. Bahkan, sejak tahun 2021, Pemkab Batubara membentuk Taman Kanak-Kanan (TK) Negeri di masing-masing kecamatan.

Bahkan, sambung Ilyas, atas dukungan dan motivasi Bupati,  penerimaan dan pemanfaatan dana BOP Paud Kesetaraan dan Bos SD, dan SMP keseluruhannya  sudah menggunakan aplikasi. "Penggunaan dan pemanfaatannya serta pertanggungjawabannya sudah dapat dipantau lewat aplikasi. Semua serba digital," pungkas Ilyas.

Direktur GTK, Dr. Yaswardi mengapresiasi kepedulian Bunda Paud Batubara Maya Indriasari Zahir dalam mengedukasi dan mengembangkan pendidikan di Batubara, tentunya dengan kolaborasi bersama Dinas Pendidikan. Yaswardi berharap, kolaborasi harus terus dikembangkan dengan melibatkan banyak komponen.

Pertama, menghadirkan lingkungan kaya keaksaraan melalui kegiatan membacakan buku cerita untuk anak, di rumah dan di satuan PAUD. Kedua, mengajak orang tua, pakar, dan para mitra untuk mendampingi guru dan satuan PAUD agar dapat merancang kegiatan pembelajaran dalam skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan mendukung penyediaan materi bermain belajar. Ketiga, meningkatkan akses ke buku bacaan anak di lokasi yang dapat diakses oleh pendidik dan orangtua, terutama dan termasuk di satuan PAUD. (zein/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini