![]() |
| Kecamatan Bandar Huluan Jadi Percontohan IVA Test di Simalungun. (foto/ist) |
Program tersebut dirangkai dalam kegiatan Sosialisasi 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang digelar di Kantor Camat Bandar Huluan, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun itu bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga melalui deteksi dini kesehatan reproduksi.
Sasaran utama kegiatan ini adalah Wanita Usia Subur (WUS), yakni perempuan yang berada dalam masa reproduktif, baik yang telah menikah maupun belum menikah dan masih mengalami siklus menstruasi.
Camat Bandar Huluan, Akbar Putra Siregar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pembina dari tingkat kabupaten. Ia mengatakan Kecamatan Bandar Huluan dipercaya menjadi salah satu lokasi percontohan pelaksanaan program PKK dan akan mewakili satu dari 32 kecamatan di Kabupaten Simalungun dalam perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara terkait pelaksanaan IVA Test.
“Kesempatan ini menjadi motivasi besar bagi kami bersama kader Posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami siap menerima arahan dan bimbingan demi mewujudkan nagori percontohan yang semakin baik,” ujar Akbar.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan para pangulu, perangkat nagori dan kader Posyandu agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.
“Kebersamaan, kolaborasi dan kerja sama yang erat menjadi kunci utama dalam menyambut penilaian dari tim provinsi sekaligus menjadikan pelayanan kesehatan semakin dekat dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya.
Selain membahas pelayanan kesehatan, Akbar turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya yang dinilai berdampak positif terhadap akses masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Ia berharap pembangunan jalan yang menghubungkan Simpang Mangga menuju Tugu Sujono dapat segera dilanjutkan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Bandar Huluan, Retno Akbar Putra Siregar, melaporkan capaian pelaksanaan IVA Test di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, pada April 2026, capaian pelayanan IVA Test mencapai 26,6 persen dari target 1.752 wanita usia 30 hingga 50 tahun. Kemudian pada akhir Mei 2026, capaian meningkat menjadi 62 persen atau sebanyak 851 orang dari target 1.372 wanita usia 30 hingga 49 tahun.
Koordinator Pokja IV TP PKK Kabupaten Simalungun, Herlina Purba, menjelaskan sejumlah indikator penilaian yang menjadi perhatian tim provinsi, mulai dari kualitas pelayanan, kelengkapan administrasi, dukungan pemerintah, fasilitas Posyandu, sanitasi hingga capaian pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Target pelayanan terhadap Wanita Usia Subur minimal harus mencapai 75 persen. Karena itu dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar target tersebut dapat tercapai,” tegas Herlina.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Staf Ahli TP PKK Kabupaten, Yulince Florida Sembiring, mengatakan Posyandu kini telah mengalami transformasi pelayanan yang lebih luas.
Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya melayani ibu hamil dan balita, tetapi kini mencakup enam siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah, usia produktif hingga lansia.
“Pelayanan kesehatan harus semakin dekat, lengkap dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Karena itu data di setiap dasawisma juga harus terus diperbarui agar tidak ada warga yang tertinggal mendapatkan pelayanan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi pembinaan lanjutan serta penyerahan bantuan alat kesehatan kepada sejumlah nagori di Kecamatan Bandar Huluan sebagai upaya memperkuat fasilitas pelayanan Posyandu di wilayah tersebut.(tan)


